Dampak Virus Corona pada Bus Pariwisata, 85 Persen Order Batal

Kompas.com - 21/03/2020, 14:02 WIB
bus pariwisata Kompas.com/Fathan Radityasanibus pariwisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Menyebarnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia berpengaruh pada sektor transportasi, termasuk pengusaha bus. Dampak paling parah yang dirasakan Pengusaha Otobus (PO) ada pada sewa bus pariwisata.

Imbauan dari pemerintah untuk tetap di rumah agar penyebaran virus corona bisa berkurang, menyebabkan order bus untuk kebutuhan pariwisata batal.

Anthony Steven Hambali, Pemilik PO Sumber Alam, mengatakan, banyak pemilik usaha bus pariwisata yang merugi karena dampak virus corona.

Baca juga: Mengapa Mobil Dilarang Langsam di Sisi Paling Kanan Jalur Jalan Tol?

Dampak dari virus corona di Tanjungpinang merambah kepada jasa Bus Pariwisata, dimana saat ini ada 80 bus milik PT Bintan Paradis Transportasi tak berjalan atau hanya nongkrong di pool.KOMPAS.COM/HADI MAULANA Dampak dari virus corona di Tanjungpinang merambah kepada jasa Bus Pariwisata, dimana saat ini ada 80 bus milik PT Bintan Paradis Transportasi tak berjalan atau hanya nongkrong di pool.

“Carteran-carteran wisata ini yang harusnya bulan Maret dan April, kebanyakan dibatalkan. Teman-teman pengusaha bus juga banyak yang rugi, hampir 85 persen membatalkan carteran bus pariwisata,” kata Anthony kepada Kompas.com, Sabtu (21/3/2020).

PO Sumber Alam sendiri yang memiliki armada bus pariwisata untuk daerah sekitar Jawa Tengah, hampir semua membatalkan pesanannya, sampai 90 persen.

“Biasanya kan dipakai untuk study tour, dari Semarang ke Yogyakarta, itu dibatalkan semua. Itu juga yang tidak membatalkan mungkin karena memang harus berangkat,” ucap Anthony.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X