Waspada, Tol Layang Jakarta-Cikampek Banyak Teroris Bahu Jalan

Kompas.com - 18/03/2020, 12:32 WIB
Pelanggaran lalu lintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek Stanly-Kompas.comPelanggaran lalu lintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek
Penulis Stanly Ravel
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski memiliki medan yang berbahaya karena dimensi jalan yang kecil, tetapi tak sedikit pengendara mobil tetap nekat menyalip kendaraan melalui bahu jalan.

Kondisi ini sangat miris, padahal apa yang dilakukan cukup berbahaya, apalagi bila sampai menimbulkan kecelakaan. Sebab, otomatis akan berdampak bagi pengendara lain di sekitarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, tindakan seperti itu rata-rata dilakukan oleh pengendara yang memang tak mengerti atau cuek terhadap risiko yang bisa terjadi.

Baca juga: Banyak Pelanggaran, Bagaimana ETLE di Tol Layang Jakarta-Cikampek ?

"Hal ini disebabkan ada dua karakteristik, pertama, karena memang tidak tahu akibat atau dampaknya, dan yang satu lagi karena memang sudah karakternya orang bodoh. Dalam arti sudah tahu, tapi tetap melakukan dan cuek; atau sudah tahu, tapi tidak mengerti harfiah mengenai bahayanya," ujar Jusri saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/3/2020).

Jusri mengibaratkan pengendara yang tidak tahu seperti anak kecil yang berani memegang api di lilin tanpa paham mengenai risikonya. Dengan ketidaktahuannya, meski sudah dilarang pun tetap tidak akan mendengarkan aturan tersebut.

Baca juga: Ketahui Bahaya Ngebut di Tol Layang Jakarta-Cikampek

Sementara yang sudah tahu tanpa mengerti, kebanyakan akan tetap terpengaruh saat ada orang lain yang mencontohkan.

Dalam konteks menyalip dari bahu jalan ini seperti ada polisi atau pejabat yang lewat bahu jalan, kondisi tersebut menjadi suatu panutan dan contoh untuk mereka yang akhirnya mengambil sikap mengikuti.

Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik.

"Dengan demikian, artinya kondisi ini tidak terpengaruh seseorang itu menggunakan mobil apa, mau mobil murah atau mahal, bila perilakunya buruk maka tetap buruk berkendara. Kalau dilihat banyak kan mobil mewah yang juga salip dari bahu jalan, jadi memang sudah menjadi karakteristik," ucap Jusri.

Terkait masalah menyalip dari bahu jalan di atas tol layang, Jusri menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat bodoh untuk dilakukan.

Baca juga: Kapan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Berlaku?

Pertama, pengendara sama saja tidak sayang terhadap nyawanya, dan yang kedua, pengendara benar-benar tak memedulikan keselamatan pengguna jalan lain.

Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X