Naik Ojol, Tak Perlu Malu Bawa Helm Sendiri dan Bisa Jadi Tren

Kompas.com - 18/03/2020, 13:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Gabungan Transportasi Roda Dua (Garda) Indonesia para pengendara ojek online ( ojol) mengimbau penumpang membawa helm pribadi saat menggunakan jasa ojol.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 atau corona, yang menurut WHO dapat menyebar melalui percikan droplet (liur) karena bersin dan batuk, yang mengenai obyek yang ada di sekitar penderita.

Baca juga: Naik Ojek Online Bawa Helm Sendiri. Ini Ragam Tas Khusus Helm

Helm Arai Open Face Foto: Facebook/BikerStation - Ilustrasi Helm Arai Open Face

Ahmad M, dari komunitas Belajar Helm, mengatakan, membawa helm sendiri sebetulnya bukan hal baru dan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

"Budaya membawa helm itu sebetulnya sudah lama. Penggagasnya ialah anak-anak yang punya helm bermerek. Sebab mereka mau pakai helm sendiri," kata Ahmad kepada Kompas.com, Rabu (18/3/2020).

Ahmad mengatakan, meski tidak berkaitan langsung dengan imbauan ojol karena adanya virus corona, tapi budaya membawa helm bahkan menenteng helm ke berbagai tempat sudah dilakukan jauh hari oleh para pecinta helm.

Backpack untuk helmKOMPAS.com/Gilang Backpack untuk helm

"Awalnya dari komunitas yang berangkat dari helm lovers, penikmat hlem. Dulu kalau ada orang bawa helm itu pada suka melihat berpikir 'ngapain sih helm di bawa-bawa,' tapi sekarang sudah jadi budaya dan orang tahu helm itu memang bagus, bahkan di mall kini sudah banyak orang yang menenteng helm," katanya.

Baca juga: Jangan Main-main, Mobil Patwal Polisi Ini Tenaganya di Atas Rata-rata

Jadi jika sekarang ada imbauan untuk membawa helm sendiri tidak perlu malu. Ahmad mengatakan, hal biasa dan justru bagus membawa helm sendiri karena dari sisi kebersihan lebih terjaga.

"Dulu biasanya yang menenteng memang helm branded (mahal). Tapi sekarang tidak juga, helm yang tidak terlalu mahal sudah mulai ditenteng, atau setidaknya ya pakai tas," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.