[POPULER OTOMOTIF] Motor Polisi Paling Jujur di Indonesia | Mobil Station Wagon Murah

Kompas.com - 16/03/2020, 06:02 WIB

Sejak 31 Desember 2019, virus corona atau COVID-19 telah mendapat perhatian khusus dan ditetapkan sebagai wabah berbahaya oleh World Health Organization (WHO).

Sampai hari ini, virus corona telah menyebar ke lima benua dan telah mengganggu beragam aspek dalam kehidupan.

Dari sektor bisnis dan industri, sejumlah manufaktur sampai membatasi hingga menutup beberapa pabrik di China untuk mengurangi penyebaran virus.
Sebagian kantor di Jabodetabek pun mulai mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah. Lantas bagaimana dengan perusahaan otomotif?

Baca juga: Imbas Virus Corona, Karyawan Pabrik Toyota Indonesia Mulai Diliburkan

3. Ini Cara Membunuh Virus pada Bagian Interior Mobil

Salah satu bagian penting yang harus dirawat, demi kenyamanan ketika berkendara, yaitu membersihkan kabin mobil.

Saat interior mobil kotor, maka dengan mudah menjadi sarang virus, bakteri dan serangga. Kondisi ini tentunya akan membuat kenyamaan ketika berkendara menjadi terganggu.

Belum lagi, belakangan ini ramai muncul berita seputar penyebaran virus corona. Hal ini membuat masyarakat dunia panik dan berusaha untuk selalu menjaga kebersihan diri sendiri, bahkan tidak terkecuali untuk mobil kesayangan mereka.

Baca juga: Ini Cara Membunuh Virus pada Bagian Interior Mobil

4. Virus Corona Justru Buat Mobil Murah Bekas Laris

Mobil bekas taksi yang dipasarkan mulai dari Rp 50 Jutaan Mobil bekas taksi yang dipasarkan mulai dari Rp 50 Jutaan

Mobil murah ramah lingkungan atau LCGC memang menjadi kendaraan roda empat yang paling banyak dipilih sebagai kendaraan pribadi.

Terlebih, dengan merebaknya virus korona atau Covid-19, ternyata berdampak pada peningkatan pembeli mobil murah tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.