Balik Nama Kendaraan Bermotor di Jateng Gratis!

Kompas.com - 12/03/2020, 07:42 WIB
Razia kendaraan dinas yang digelar petugas gabung di Jalan Raya Basuki Rahmad, depan kompleks kantor Bupati Lamongan. Dok. Dishub LamonganRazia kendaraan dinas yang digelar petugas gabung di Jalan Raya Basuki Rahmad, depan kompleks kantor Bupati Lamongan.
Penulis Ari Purnomo
|

“Ya harus selesai dulu administrasi atau pajaknya, kalau untuk denda itu sebesar dua persen untuk setiap bulannya,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Setelah pajak dibayarkan, Nurma melanjutkan, baru pemilik kendaraan bisa melakukan pencabutan berkas.

“Untuk proses mutasi dan balik nama yang wajib dibawa adalah BPKB, STNK, dan KTP asli, kemudian kuitansi jual beli bermaterai Rp 6.000 dan juga kendaraannya,” ucapnya.

Kendaraan ini, tambahnya, diperlukan untuk proses pengecekan fisik. Seperti nomor rangka dan nomor mesin untuk pelengkap data.

“Setelah pencabutan atau proses di Samsat selesai, kemudian menuju ke bagian BPKB di Satlantas,” katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X