Cegah Corona, Dishub Minta Angkutan Umum Jangan Abai Kebersihan

Kompas.com - 06/03/2020, 10:42 WIB
Warga menggunakan masker saat memasuki bus transjakarta di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden Joko Widodo mengimbau warga untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dengan tetap higienis serta menjaga imunitas tubuh usai mengumumkan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat memasuki bus transjakarta di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden Joko Widodo mengimbau warga untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dengan tetap higienis serta menjaga imunitas tubuh usai mengumumkan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendaraan umum merupakan salah satu lokasi yang bisa menjadi potensial tersebarnya epidemi virus corona atau Covid-19 di masyarakat Indonesia. Alasan ini yang mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait wabah tersebut.

Salah satunya, upaya Dinas Perhubungan ( Dishub) mengeluarkan instruksi bagi para operator penyedia jasa transportasi umum, untuk melakukan pembersihan terhadap unit kendaraan operasional.

"Operator diminta melakukan pembersihan secara intensif dan berkala kendaraan umum, termasuk halte dan stasiun. Untuk operator reguler dan taksi online juga harus dibersihkan secara rutin tiap hari," kata Kepala Dishub Syafrin Liputo, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Rentan Terkena Virus Corona, Driver Ojol Minta Perlindungan Pemerintah

Syafrin menjelaskan, maraknya penyebaran virus corona harus ditangani dari hal terkecil yang kerap dilupukan, yakni masalah kebersihan. Sektor transportasi umum, seperti bus kota, armada taksi, dan lain sebagainya menjadi perhatian khusus karena setiap hari selalu dipadati banyak orang.

Ilustrasi pembersihan interior taksi BluebirdBluebird Ilustrasi pembersihan interior taksi Bluebird

Dishub DKI meminta seluruh operator menjalankan pembersihan serta melakukan sosialisasi, baik bagi sopir dan juga penumpang. Semua kendaraan yang telah selesai digunakan beroperasi, ketika balik ke pol wajib dicuci dan dan dibersihkan dengan cairan antiseptik.

" Angkutan umum menjadi salah satu pertemuan banyak masyarakat saat beraktivitas, karena itu kami minta untuk memasang stiker soal pola penyebaran dan pencegahan corona, maksudnya sebagai edukasi. Dengan semakin banyak yang tahu, maka jadi hal positif untuk menghindari penyebarannya," ujar Syafrin.

Baca juga: Hindari Virus Corona, Taksi Bluebird Dibersihkan Usai Antar Penumpang

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Rapat upaya penanganan Virus Corona di Angkutan Umum pada hari Selasa, 03 Maret 2020. Kepala Dinas Perhubungan @syafrin.liputo menginstruksikan kepada operator penyedia jasa transportasi untuk turut berupaya melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona. Untuk operator taksi reguler dan taksi online juga harus dibersihkan secara rutin tiap hari. Jika ada penumpang yang sedang terkena batuk atau flu, pengemudi dihimbau untuk menggunakan masker dan selalu membawa cairan antiseptik. Bersama kita cegah Virus Corona dengan : 1. Sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setelah menyentuh handgrip, uang, eskalator, dan lain-lain 2. Menggunakan sarung tangan jika diperlukan. 3. Gunakan tisu untuk mengelap atau ingin menyentuh wajah. Hindari menyentuh wajah secara langsung apabila belum cuci tangan 4. Jangan menggunakan masker apabila tidak sakit. Apabila gejala-gejala terjangkit Virus Corona muncul jangan panik, harap segera hubungi 112 atau 119 dan akan langsung dijemput di lokasi. #dishubdkijakarta #jakartatanggapcorona

A post shared by DISHUB PROVINSI DKI JAKARTA (@dishubdkijakarta) on Mar 3, 2020 at 3:51am PST

 

"Kendaraan yang telah digunakan juga kami minta untuk dibersihkan, langkah ini penting untuk meminimalkan pergerakan penyebaran virus itu. Tak hanya angkutan umum reguler, yang berbasis aplikasi atau online juga demikian. Kita harus sama-sama menjaga lingkungan kita," kata dia.

Ketika ditanya akan sampai kapan instruksi tersebut berlaku, Syafrin menjelaskan tidak ada ketetapan pasti. Tapi akan menjadi hal yang sangat baik bila pola kebersihan selalu diterapkan oleh operator angkutan umum.

Baca juga: Solusi Pasokan Bahan Baku Otomotif di Tengah Ancaman Virus Corona

Selain untuk menangkan adanya penyebaran virus yang cukup mematikan tersebut, tentunya juga menjadi nilai lebih guna meningkatkan kenyamanan para pengguna angkutan umum tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X