Usai Mobil Terjang Hujan Abu Vulkanik, Jangan Lupa Bersihkan Filter

Kompas.com - 04/03/2020, 06:32 WIB
Abu vulkanik letusan Gunung Taal menyelimuti kendaraan dan rumah-rumah warga di Kota Tagaytay FIlipina, Senin (13/1/2020). Abu vulkanik hingga lumpur menyelimuti sebagian kawasan di Filipina setelah meletusnya Gunung Taal pada Minggu (12/1/2020) lalu, dengan setidaknya 10.000 warga terdampak dilaporkan mengungsi. AFP/TED ALJIBEAbu vulkanik letusan Gunung Taal menyelimuti kendaraan dan rumah-rumah warga di Kota Tagaytay FIlipina, Senin (13/1/2020). Abu vulkanik hingga lumpur menyelimuti sebagian kawasan di Filipina setelah meletusnya Gunung Taal pada Minggu (12/1/2020) lalu, dengan setidaknya 10.000 warga terdampak dilaporkan mengungsi.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan  abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Selasa (3/3/2020), berdampak pada aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. Terutama bagi mereka yang mobilisasi menggunakan kendaraan roda empat.

Abu vulkanik yang tidak hanya membuat mobil menjadi kotor, tetapi juga bisa saja berdampak pada komponen di dalam mesin.

Abu yang terdiri dari partikel kecil yang sangat lembut bisa saja tersedot oleh filter udara pada mesin.

Akibatnya, serpihan debu vulkanik bisa saja masuk ke dalam ruang mesin. Dengan bentuk, partikel yang kecil tajam bisa saja membuat dinding silinder menjadi rusak.

Baca juga: Alasan Kenapa Mobil Kena Abu Vulkanik Harus Segera Dibersihkan

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor ( TAM) Didi Ahadi mengatakan, abu vulkanik berdampak pada bagian mobil. Seperti kaca yang rusak karena abu vulkanik tajam dan mengandung asam.

Saat membersihkan filter udara, jangan lupa gunakan sarung tangan.
SHUTTERSTOCK Saat membersihkan filter udara, jangan lupa gunakan sarung tangan.

“Selain itu juga bisa saja abu tersedot filter udara pada mesin, sehingga terbawa ke dalam ruang mesin dan merusak dinding silinder,” katanya kepada Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Tetapi, jika kondisi filter udara masih bagus masuknya debu vulkanik pada ruang mesin bisa diminimalisir.

Hanya saja, jika kondisi filter sudah tidak bagus maka potensi masuknya abu dari erupsi gunung berapi itu semakin besar.

“Jika mas filter udara oem biasanya rapet paling mampet saja, tapi kalau filternya kurang baik bisa juga masuk ke ruang bakar,” ucapnya.

Maka dari itu, setelah mobil digunakan di bawah guyuran abu vulkanik sebaiknya segera dilakukan pengecekan terutama pada bagian filter udaranya.

Baca juga: Mobil Kena Abu Vulkanik, Jangan Langsung Menyalakan Wiper

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X