Alasan Kenapa Mobil Kena Abu Vulkanik Harus Segera Dibersihkan

Kompas.com - 03/03/2020, 13:04 WIB
Abu vulkanik letusan Gunung Taal menyelimuti kendaraan dan rumah-rumah warga di Kota Tagaytay FIlipina, Senin (13/1/2020). Abu vulkanik hingga lumpur menyelimuti sebagian kawasan di Filipina setelah meletusnya Gunung Taal pada Minggu (12/1/2020) lalu, dengan setidaknya 10.000 warga terdampak dilaporkan mengungsi. AFP/TED ALJIBEAbu vulkanik letusan Gunung Taal menyelimuti kendaraan dan rumah-rumah warga di Kota Tagaytay FIlipina, Senin (13/1/2020). Abu vulkanik hingga lumpur menyelimuti sebagian kawasan di Filipina setelah meletusnya Gunung Taal pada Minggu (12/1/2020) lalu, dengan setidaknya 10.000 warga terdampak dilaporkan mengungsi.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Abu vulkanik dari erupsi gunung Merapi tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat.

Hujan abu yang terjadi di sejumlah wilayah di Surakarta membuat kendaraan juga tidak luput dari guyuran abu.

Bagi para pemilik kendaraan roda empat, sebaiknya segera membersihkan abu vulkanik yang menempel pada bodi. Pasalnya, jika terlalu lama menempel bisa saja merusak cat.

Abu yang dihasilkan dari erupsi gunung Merapi berbeda dengan abu yang dari hasil pembakaran kayu. Debu vulkanik ini mengandung partikel seperti kaca yang bisa merusak bagian mobil.

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, karakter abu vulkanik ini berbeda dari abu biasa. Abu vulkanik juga mengandung material kaca tajam sehingga bisa merusak cat mobil.

Baca juga: Mobil Kena Abu Vulkanik, Jangan Langsung Menyalakan Wiper

“Abu ini tajam, kalau bodi terkena abu vulkanik sebaiknya segera dilakukan pembersihan dengan membilas atau mencucinya,” kata Didi kepada Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Ilustrasi kaca mobil kotorwww.angieslist.com Ilustrasi kaca mobil kotor

Didi menambahkan, tetapi dalam membersihkan abu dari Gunung Merapi ini juga tidak boleh sembarangan.

Dalam artian tidak bisa dibersihkan menggunakan lap yang dibasahi oleh air karena bisa saja menyebabkan baret.

“Sebaiknya disiram dulu menggunakan air, dipastikan abunya sudah tidak ada yang menempel pada permukaan cat. Kalau salah dalam membersihkannya bisa menyebabkan baret-baret pada bodi mobil,” ucapnya.

Untuk membersihkannya, bisa saja menggunakan air bersih tetapi bisa juga menggunakan shampo khusus untuk mencuci mobil.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.