Ragam Cara Pengemudi Mobil Akali Aturan Ganjil Genap Jakarta

Kompas.com - 10/02/2020, 10:32 WIB
Uji Coba Perluasan Ganjil Genap KOMPAS.com/GilangUji Coba Perluasan Ganjil Genap
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS;.com- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum lama ini memperluas penerapan aturan ganjil genap untuk mobil. Semula kebijakan tersebut hanya berlaku di sembilan ruas jalan saja, tetapi kemudian ditambah sebanyak 16 ruas sehingga total menjadi 25 ruas jalan.

Banyaknya ruas jalan yang sudah menerapkan aturan tersebut membuat para pemilik mobil berupaya untuk mengakali penerapan tersebut. Beragam cara dilakukan agar bisa melintas dan tidak kena tilang polisi.

Berikut beragam cara yang dilakukan pemilik mobil untuk mengakali aturan ganjil genap.

Berhenti di bahu jalan

Pengemudi menunggu berakhirnya ganjil genap di bahu jalan tol.Istimewa Pengemudi menunggu berakhirnya ganjil genap di bahu jalan tol.

Seperti diketahui aturan ganjil genap hanya berlaku pada waktu-waktu tertentu. Yakni mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. Sedangkan untuk sore hari aturan itu berlaku mulai pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Setelah di atas jam tersebut maka aturan ganjil genap pun sudah tidak berlaku lagi. Dengan begitu, mobil dengan plat yang tidak sesuai dengan tanggal pun bebas melaju di wilayah tersebut.

Baca juga: Praktik Pilih Pelat Nomor Ganjil Genap Masih Ada, Biayanya Rp 750.000

Batasan waktu ini pun kemudian dimanfaatkan oleh para pemilik mobil yang tidak sesuai dengan tanggalan. Salah satunya adalah dengan berhenti di bahu jalan sampai batas waktu penerapan aturan ganjil genap selesai.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, tindakan seperti itu sudah melanggar marka namanya. Pelanggarnya bisa dikenakan Pasal 287 yang terdapat di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( UU LLAJ).

12 Kendaraan yang Bebas Melintas Di Area Ganjil GenapKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo 12 Kendaraan yang Bebas Melintas Di Area Ganjil Genap

"Sebenarnya sudah ada tindakan dari PJR (Patroli Jalan Raya). Beberapa pengemudi sudah ditilang saat ditemukan oleh petugas yang berpatroli," ujar Fahri kepada Kompas.com belum lama ini.

Fahri juga mengatakan, bahwa di beberapa ruas tol hal seperti ini kerap terjadi. Tapi disaat ada petugas yang berjaga, para pengemudi ini tentu tidak berani untuk berhenti di bahu jalan tol.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X