Cara Unik Bikin Kapok Pengendara yang Gemar Klakson di Lampu Merah

Kompas.com - 02/02/2020, 13:47 WIB
The Punishing Signal, alat pengukur suara di lampu merah Mumbai FCB Interface CommunicationsThe Punishing Signal, alat pengukur suara di lampu merah Mumbai
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan hasil index lalu lintas yang dirilis oleh TomTom, empat kota di India masuk dalam daftar 10 besar kota termacet dunia. Mulai dari Bengalaru, Mumbai, Pune, dan New Delhi.

Menariknya, ada satu kebiasaan unik dari pengendara di India, yakni gemar menyalakan klakson hampir di semua tempat.

Bahkan pada persimpangan jalan, meski tanda lampu merah masih menyala, mereka tetap menghujani dengan suara bising klakson, contohnya seperti di Mumbai.

Adanya kejadian tersebut pun sampai menimbulkan persepsi tersendiri, bahwa dengan menyalakan klakson akan membuat hitungan pada lampu merah menjadi lebih cepat beralih ke hijau.

Tak heran bila Mumbai pun dikenal sebagai "Ibu Kota Klakson Dunia" sekaligus penyumbang polusi suara.

Baca juga: Mari Lebih Bijak Membunyikan Klakson

Untuk menangani kebiasaan buruk tersebut, polisi di Mumbai mengeluarkan sebuah alat khusus guna memberikan efek jera bagi pengendara yang gemar membunyikan klakson di lampu merah.

Alat tersebut disebut "The Punishing Signal".

"Di sini (Mumbai) orang selalu membunyikan klakson bahkan ketika lampu merah masih menyala. Mungkin mereka pikir dengan membunyikan klakson kendaraan mereka bisa membuat lampu hijau cepat menyala," kata pria dalam video Youtube Punishing Signal yang dirilis oleh FCB Interface Communications.

Alat tersebut berupa pengukur tekanan suara atau desibel meter yang diletakan pada tiang lampu merah.

Sesuai dengan namanya, fungsinya berguna untuk mengukur tekanan suara yang dihasilkan dari kumpulan kendaraan pada ruas lampu merah itu berada.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X