Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/01/2020, 17:01 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com- Memelihara mobil tua dengan usia di atas 20 tahun memang mempunyai keasyikan tersendiri. Apalagi jika mobil masih dalam kondisi prima dan laik jalan untuk keperluan sehari-hari.

Tetapi, yang namanya mesin pastilah kadang mengalami kerusakan. Nah, saat inilah para pemilik mobil tua kadang dipusingkan untuk mencari onderdilnya.

Dengan usia mobil di atas 20 tahun pastilah onderdilnya lebih sulit dicari. Tidak setiap toko spare part maupun diler menyediakan onderdil untuk mobil tua.

Kalau pun lagi beruntung bisa mendapatkan onderdil yang asli harganya juga akan sangat mahal. Berbeda halnya dengan onderdil mobil keluaran muda yang pastinya lebih mudah didapatkan.

Baca juga: Berburu Komponen Orisinal dari Kuburan Mobil

Bagi anda yang mengalami hal itu bisa mencoba mencarinya di pusat onderdil bekas di Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah (Jateng). Di tempat ini bisa membawa contoh onderdil yang akan  dicari.

Banyak pedagang yang menyediakan onderdil mobil tua yang masih layak dan kondisi asli. Salah satu penjual onderdil bekas, Dwi Wahyono (55) mengatakan, onderdil mobil tua memang masih banyak peminatnya.

Salah seorang pembeli tengah membeli onderdil mobil tua di pusat onderdil bekas di Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah (Jateng).Ari Purnomo Salah seorang pembeli tengah membeli onderdil mobil tua di pusat onderdil bekas di Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Tidak hanya dari Kota Solo tetapi juga dari berbagai kota di Indonesia.

“Dari Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta bahkan Papua juga sering membeli onderdil bekas dari sini,” kata pria yang akrab disapa Pakde Dwi itu kepada Kompas.com, Minggu (19/1/2020).

Pakde Dwi menambahkan, onderdil mobil tua itu didapatkan dengan cara membeli mobil yang sudah tidak digunakan. Setelah dibeli lalu mobil dipreteli atau istilahnya disembelih.

Baca juga: Beredar Video Kebut-kebutan BMW yang Kecelakaan di Slipi

“Kalau untuk mobil dongkrok biasanya kami membeli antara Rp 2,5 juta sampai Rp 4 juta, tetapi juga melihat kondisinya juga,” tuturnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.