Mengenal Apa Itu Otoped Listrik, Skuter Listrik dan Segway

Kompas.com - 13/11/2019, 09:19 WIB
Pada 9 Mei 2019 lalu di The Breeze BSD City, Sinarmas Land bersama dengan Grab meluncurkan GrabWheels sebagai solusi mobilitas inovatif ramah lingkungan di BSD City. Layanan ini berbentuk skuter listrik yang bisa digunakan di beberapa lokasi di BSD City dan dapat dinikmati secara gratis selama masa uji coba. Dokumentasi Instagram The Breeze BSD CityPada 9 Mei 2019 lalu di The Breeze BSD City, Sinarmas Land bersama dengan Grab meluncurkan GrabWheels sebagai solusi mobilitas inovatif ramah lingkungan di BSD City. Layanan ini berbentuk skuter listrik yang bisa digunakan di beberapa lokasi di BSD City dan dapat dinikmati secara gratis selama masa uji coba.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan masyarakat terutama di wilayah DKI Jakarta, sering melihat otoped listrik di sejumlah lokasi, terutama kawasan Sudirman dan Senayan. Ini menjadi tren karena Grab menyediakan layanan sewa untuk umum atau disebut juga dengan GrabWheels.

Namun, keberadaanya lagi menjadi perbincangan negatif oleh sejumlah pihak, karena banyak ditemukan melintas di JPO, dan trotoar. Alhasil fasilitas umum atau untuk pejalan kaki menjadi rusak.

Nah, untuk itu penting bagi Anda mengetahui:

Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).KOMPAS.com/HILEL HODAWYA Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

1. Otoped Listrik

Otoped atau skuter dorong adalah sebuah pelat dengan roda yang biasanya digerakkan dengan cara mendorong tanah dengan kaki. Pengguna berdiri dengan satu kaki di atas pelat dan kaki satu lagi digunakan untuk menggerakkan otoped.

Sementara kini ada juga yang versi listrik, di mana penggunanya cukup memutar tuas gas layaknya mengoperasikan sepeda motor.

Penggunaan otoped listrik hampir sama dengan mengendarai sepeda motor sehingga perlu kehati-hatian saat di jalan raya. Pengguna perlu helm, pelindung lutut dan siku serta sarung tangan, untuk mencegah cedera bila terjadi kecelakaan di jalan raya.

Wawan (39) penyedia jasa penyewaan sepeda elektronik Migo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019)KOMPAS.COM/WALDA MARISON Wawan (39) penyedia jasa penyewaan sepeda elektronik Migo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019)

2. Skuter Listrik

Ekectric kick-scooters atau e-scooters) adalah skuter yang 100 persen digerakan dengan tenaga listrik, sehingga tidak memproduksi asap dan suara bising.

Skuter elektrik biasanya mempunyai satu roda di depan dan di belakang. Terkadang juga didesain dengan tiga roda. Kecepatan skuter elektrik biasanya 20 – 50 kpj, tetapi terdapat juga model yang bisa menempuh jarak hingga 80 km/per jam.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X