Mitsubishi Bakal Jual Mobil LCGC Tahun Depan?

Kompas.com - 05/11/2019, 10:02 WIB
Mitsubishi Super Height K-Wagon Dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019 KOMPAS.com / Agung KurniawanMitsubishi Super Height K-Wagon Dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019

JAKARTA, KOMPAS.com – Jajaran produk kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia relatif minim, hanya mengisi segmen SUV, Low MPV, dan pikap kabin ganda. Mitsubishi bahkan juga meninggalkan segmen city car, dengan tak lagi menjual Mirage beberapa waktu lalu. Padahal, Indonesia merupakan pasar terbesar Mitsubishi saat ini di dunia.

Meski hanya fokus di segmen tertentu, Mitsubishi mengaku terus mempersiapkan model baru yang bermain di segmen yang belum pernah mereka masuki. Salah satunya segmen LCGC (Low Cost Green Car).

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengaku telah melakukan diskusi dengan pihak prinsipal untuk meluncurkan produk tersebut.

Baca juga: Skema PPnBM Baru, Harga Mitsubishi Outlander PHEV Bisa Lebih Murah?

Ilsutrasi dealer Mitsubishi yang baru dibuka di PalembangIstimewa Ilsutrasi dealer Mitsubishi yang baru dibuka di Palembang

“Kami sudah mendiskusikan hal ini dengan MMC (Mitsubishi Motors Corporation). Saat saya ke Tokyo, kami sudah memperhatikan hal tersebut,” ucapnya kepada Kompas.com,  Senin (4/11/2019). 

Ia berharap, pihak prinsipal akan mengumumkan rencana itu saat pada pertengahan tahun fiskal yang akan datang (2020).

Seperti diketahui, tahun fiskal mendatang telah dimulai sejak 1 April 2020 hingga 31 Maret 2021 mendatang.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro, mengatakan, pasar mobil di Indonesia masih akan didominasi oleh kendaraan tujuh penumpang.

Baca juga: Mitsubishi Outlander PHEV Diaku Terlaris di Dunia

Test Drive Mitsubishi New Miragedok.KTB Test Drive Mitsubishi New Mirage

Untuk diketahui, pasar mobil Tanah Air yang tengah menurun setahun belakangan butuh penyegaran produk. Irwan berujar, salah satu strategi Mitsubishi tahun depan adalah dengan mengeluarkan mobil baru di segmen baru.

“Pasar tahun ini turun 10 persen dibanding tahun lalu, jadi salah satu strateginya tahun depan kami rencana ada produk baru, kan mestinya itu segmen baru,” katanya.

“Kalau pasar Indonesia mau enggak mau, sebagian besar MPV dan SUV 7-seater, paling besar tetap Low MPV 30 persenan. Terus setelah itu yang LCGC tapi yang 7-seater juga, itu juga besar 15 persenan,” ucap Irwan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X