Bagaimana Perawatan Bus Transjakarta Zhong Tong?

Kompas.com - 17/10/2019, 15:20 WIB
Warga melintasi bus transjakarta gandeng merek Scania di kawasan Monas, Jakarta, Senin (22/6/2015). PT Transjakarta hari ini meluncurkan 20 unit bus gandeng merek Scania bertepatan dengan peringatan HUT Ke-488 DKI Jakarta. Bus memiliki kapasitas hingga 140 orang dengan 39 kursi, termasuk 6 kursi prioritas dan 2 ruang untuk pengguna kursi roda. TRIBUNNEWS / DANY PERMANAWarga melintasi bus transjakarta gandeng merek Scania di kawasan Monas, Jakarta, Senin (22/6/2015). PT Transjakarta hari ini meluncurkan 20 unit bus gandeng merek Scania bertepatan dengan peringatan HUT Ke-488 DKI Jakarta. Bus memiliki kapasitas hingga 140 orang dengan 39 kursi, termasuk 6 kursi prioritas dan 2 ruang untuk pengguna kursi roda.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bus lansiran Zhong Tong yang kembali dipakai sebagai armada Transjakarta menjadi sorotan. Sebab bus asal China ini kerap kali mendapat insiden saat beroperasi di jalan.

Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono memastikan bus Zhong Tong yang digunakan dalam kondisi baik. Bahkan armada yang digunakan itu masih baru, bukan bus rekondisi atau sudah diperbaiki sebelumnya.

“Semua baru itu (armada bus Transjakarta merek Zhong Tong),” ujar Agung saat ditemui di sela-sela acara penandatanganan MoU antara PLN dan sejumlah perusahaan di Kantor BPPT, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Perum PPD Klaim Bus Transjakarta Merek Zhong Tong Belum Pernah Terbakar

Bus Transjakarta merek Zhong Tong di Pool PPD Bus Transjakarta Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019).KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI Bus Transjakarta merek Zhong Tong di Pool PPD Bus Transjakarta Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019).

Meski begitu, ia tak ingin berkomentar terkait digunakannya lagi armada bus Transjakarta Zhong Tong. Menurutnya, hal tersebut merupakan wewenang Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD).

Ia hanya mengatakan, bus Transjakarta mendapat perawatan sesuai anjuran pabrikannya. Sebab perawatan bus dikembalikan kepada Agen Pemegang Merek (APM).

“Perawatan bus Zhongtong ada APM-nya, semua bus Transjakarta ada APM-nya,” katanya.
Secara terpisah, Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa menjamin keamanan bus Zhong Tong yang dipakai sebagai armada Transjakarta.

Baca juga: Terkait Bus Zhong Tong, Anies Sebut Pemprov DKI Hanya Tentukan Standar Pelayanannya

Ilustrasi Bus Transjakarta terbakar di Rawamangun, Jakarta Timur.Tribunnews.com/Wahyu Aji Ilustrasi Bus Transjakarta terbakar di Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurutnya meski dirakit di China, namun komponen-komponen bus Zhong Tong merupakan hasil kerja sama Eropa, Amerika, dan Korea Selatan. Bus gandeng tersebut juga langsung dipelihara oleh APM Zhong Tong di Indonesia.

“Dari sisi keselamatan dan keamanannya dapat terjamin,” ucap Pande, seperti yang dilaporkan Kompas Megapolitan.

Untuk diketahui, bus Transjakarta lansiran Zhong Tong disebut bermasalah pada era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bus-bus ini pernah mogok dan terbakar, hingga membuat Ahok enggan membeli lagi bus asal China tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X