Tugas Bersama Menurunkan Angka Kecelakaan di Jalan Raya

Kompas.com - 04/10/2019, 09:42 WIB
Kompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019 Kompas.com/Setyo AdiKompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019

SUZUKA, KOMPAS.com - Honda sebagai produsen kendaraan terkemuka di dunia, ingin berperan aktif meningkatkan keselamatan penggunanya. Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan berkendara yang mendahulukan keamanan dan keselamatan.

Untuk merealisasikan keselamatan berkendara di jalan raya, Honda secara berkala membuat acara Safety Japan Instructors Competition. Tahun ini merupakan kali ke 20 kompetisi tersebut diselenggarakan.

Perwakilan Honda dari berbagai negara datang untuk berkompetisi menjadi instruktur keselamatan berkendara terbaik. Tercatat negara-negara di Asia Tenggara, India, Amerika Latin, dan Australia berkumpul di Sirkuit Suzuka, Jepang selama kompetisi yang berlangsung 3-4 Oktober 2019.

Baca juga: Manfaat Ikut Safety Riding untuk Keselamatan di Jalan Raya

Hidehiko Nakajima, GM Honda Driving Safety Center mengungkapkan hadirnya kompetisi ini sebagai bukti bahwa Honda juga ingin berkontribusi pada keselamatan.

"Kami tidak hanya memberikan produk serta kesenangan berkendara, tapi lebih dari itu berperan aktif dalam keselamatan. Tanpa keselamatan tidak bisa menikmati produk sebagus apapun," ucap Nakajima saat diwawancarai di Hotel Suzuka Circuit, Rabu (3/10/2019).

GM Safety Riding Honda, Hidehiko Nakajima saat diwawancarai di Sirkuit Suzuka, 2/10/2019Kompas.com/Setyo Adi GM Safety Riding Honda, Hidehiko Nakajima saat diwawancarai di Sirkuit Suzuka, 2/10/2019

Nakajima berharap, para instruktur ini nantinya akan menyebarkan virus keselamatan berkendara ke lingkungannya. Proses perkenalan keselamatan berkendara ini memang penting disebarkan di lingkungan terdekat mulai dari rumah, kantor dan sekolah.

"Semuanya harus berperan. Mulai dari pribadi konsumen, produsen kendaraan sampai pemerintah melalui peraturan untuk menurunkan tingkat kecelakaan. Jepang sendiri butuh 50 tahun untuk menanamkan mental keselamatan berkendara," ucap Nakajima.

Baca juga: Cara Loyalis Altis Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

Hadirnya kompetisi ini juga bertujuan untuk dapat merubah mental berkendara. Mulai dari insturktur keselamatan hingga menyebar ke berbagai lingkungan.

"Indonesia negara yang besar, kita tahu juga pasar yang cukup besar. Sambil menikmati kesenangan berkendara saya harap juga sadar dengan keselamatan berkendara," ucap Nakajima.

PT Astra Honda Motor (AHM) juga mengirimkan instruktur terbaiknya. Terdapat lima instruktur keselamatan berkendara yang akan berkompetisi di tiga kelas yakni 125 cc, 400 cc dan 750 cc.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X