Pajak Naik, Ini Bocoran Harga Baru Toyota di Jakarta

Kompas.com - 24/09/2019, 14:32 WIB
Toyota menampilkan lini produk terlengkap di IIMS 2019 TAMToyota menampilkan lini produk terlengkap di IIMS 2019
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBN-KB) untuk wilayah DKI Jakarta dikabarkan bakal naik 2,5 persen mulai Oktober 2019. Dari semula hanya 10 persen, nantinya akan menjadi 12,5 persen.

Dengan adanya kenaikan tersebut, tentu akan mempengaruhi harga jual mobil baru. Artinya, setiap agen pemegang merek (APM) akan menaikkan banderol jajaran produknya.

Redaksi Kompas.com pun mendapatkan bocoran estimasi kenaikan harga on the road (OTR) untuk jajaran produk Toyota di area Jakarta terkait dikereknya BBN-KB sebesar 2,5 persen.

Baca juga: Reaksi Suzuki Terkait Rencana Kenaikan Pajak Kendaraan di Jakarta

Dalam selebaran tersebut dijelaskan hampir semua lini produk Toyota mengalami revisi harga. Peningkatannya cukup bervariasi dari satu segmen dengan segmen lainnya.

Bocoran estimasi kenaikan harga produk Toyota terkait BBNKB Bocoran estimasi kenaikan harga produk Toyota terkait BBNKB

Contoh untuk Agya dan Calya yang diprediksi naik sebesar Rp 3juta sampai Rp 3,1 juta. Untuk banderol Avanza terkerek sebesar Rp 4,1 juta, sementara Rush sendiri sebesar Rp 5,4 juta.

Untuk segmen menengah, harga Innova diprediksi akan terkoreksi hingga Rp 7,5 juta, Fortuner mencapai Rp 11,1 juta, Sienta Rp 5,8 juta, dan CH-R sebesar Rp 10,3 juta.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada produk premium dan sportnya, contoh untuk Alphard tipe Q yang diestimasi naik Rp 35,9 juta, Land Cruiser Rp 49 juta, dan FT 86 sebesar Rp 17 juta.

Baca juga: Toyota Tanggapi Rencana Kenaikan Pajak Kendaraan di Jakarta

Saat mengkonfirmasikan hal ini, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, hanya mengatakan bila itu sepertinya merupakan estimasi dari diler mengenai dampak rencana kenaikan BBN-KB yang menjadi 12,5 persen.

Sejumlah sales promotion girl (spg) berpose di samping salah satu mobil dari Toyota saat pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019  diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Sejumlah sales promotion girl (spg) berpose di samping salah satu mobil dari Toyota saat pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.

"Kalau untuk harga OTR, kami serahkan ke mekanisme pasar . Untuk harga, TAM sebenarnya tidak pernah ikut campur, kita hanya mendapat informasi dari diler dan kenaikan dari diler itu mereka juga tidak akan berani naikan sampai di luar dari ketentuan," ujar Soerjo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/9/2019).

"Kita hanya mensyaratkan bayaran pajak, jadi harga lepas ke diler plus pajak, dan administrasi yang lainnya. Kalau kabar soal naik 2,5 persen itu, sampai saat ini saya belum mendapat konfirmasinya, tapi itu nanti baru Oktober. Mungkin itu baru harga estimasi saja," kata Soerjo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X