Banyak yang Pilih Plat Nomor Cantik Tiga Angka

Kompas.com - 02/09/2019, 11:45 WIB
Plat nomor mobil milik Mulyadi yang dipalsukan oleh TA dan EBP KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DPlat nomor mobil milik Mulyadi yang dipalsukan oleh TA dan EBP

JAKARTA, KOMPAS.com - Plat nomor kendaraan saat ini bisa dipesan sesuai dengan kemauan pemilik kendaraan.

Hanya saja dengan catatan, selama nomor yang diinginkan tersedia. Bisa menggunakan satu nomor, dua nomor, tiga nomor, atau empat nomor.

Masing-masing pilihan juga memiliki tarif resmi yang berbeda yang sudah ditetapkan oleh PP 60 tahun 2016.

Tarifnya sendiri berkisar mulai dari yang terendah Rp 5.000.000 hingga tertinggi mencapai Rp 20.000.000.

Baca juga: Alasan Polisi Akan Tertibkan Pembuat Pelat Nomor Pinggir Jalan

"Berdasarkan data penerbitan NRKB Pilihan di Ditlantas Polda Metro Jaya, didominasi oleh tiga angka dengan seri huruf," ujar Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji, kepada Kompas.com, Senin (2/9/2019).

Pilihanuntuk memodifikasi plat nomer namun tidak menghilangkan status resminya.Ghulam Pilihanuntuk memodifikasi plat nomer namun tidak menghilangkan status resminya.

Plat nomor cantik yang sudah dibayar tersebut akan berlaku selama lima tahun. Setiap lima tahun, pemilik kendaraan juga harus membayar pajak sesuai dengan tarif plat nomor cantik yang digunakan.

Baca juga: Beredar Dudukan Pelat Nomor Anti Ganjil Genap, Ini Kata Polisi

Perlu diketahui, permohonan plat nomor cantik juga berlaku bukan hanya untuk kendaraan baru saja. Plat nomor cantik bisa diajukan oleh pemohon yang ingin mengganti plat nomor kendaraannya yang lama.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X