Setelah Kenaikan BBNKB, Jakarta Wajibkan Uji Emisi Mulai 2020

Kompas.com - 03/07/2019, 07:02 WIB
Uji emisi dilakukan Pemkot Jakarta Utara di Jalan Benyamin Suaeb, Pademangan, Jakarta Utara,Selasa (19/3/2019). Dokumen Pemkot Jakarta UtaraUji emisi dilakukan Pemkot Jakarta Utara di Jalan Benyamin Suaeb, Pademangan, Jakarta Utara,Selasa (19/3/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain usulan kenaikan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan mengetatkan uji emisi bagi seluruh kendaraan di Jakarta. Pemberlakuan wajib emisi bakal diterapkan mulai 2020 mendatang.

Kepada media, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menjelaskan, sedang melakukan penyelesaian mengenai mekanisme pengaturan untuk wajib emisi bagi seluruh kendaraan bermotor di Jakarta.

"Harapannya dalam satu dua minggu ini akan selesai tentang mekanisme pengaturannya supaya kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta itu bukan termasuk kendaraan bermotor yang tidak lolos uji emisi, harus semuanya lolos uji emisi," ucap Anies di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Menanti Aturan Bayar Pajak Harus Lolos Uji Emisi

Menurut Anies, saat ini Jakarta sudah memiliki sekitar 150 bengkel yang memiliki fasilitas uji emisi, sementara kebutuhan untuk pengujiannya diperkirakan mencapai 700 bengkel. Karena itu, Pemprov akan mendorong agar bengkel-bengkel dan pompa bensin agar memiliki alat ukur uji emisi.

Nantinya, bila ada kendaraan yang tidak mengikuti uji emisi atau tidak lolos akan diberikan sanksi seperti membayar parkir kendaraan dengan lebih mahal. Anies menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengkaitkan data uji kendaraan yang lolos uji dan sistem parkir.

Uji emisi yang diadakan pemerintah kota Jakarta UtaraOtomania/Setyo Adi Uji emisi yang diadakan pemerintah kota Jakarta Utara

"Ini nanti akan dikaitkan, mereka tidak lolos, biaya parkir akan lebih mahal. Ini akan diatur karena data uji emisi digabung dengan data kendaraan bermotor, data tempat parkir akan jadi satu," ucap Anies.

Bicara soal wajib lulus uji emisi kendaraan sebenarnya sudah wacanakan sedari awal tahun. Pada Februari 2019 lalu, Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Agus Pujo Winarko, pernah menjelaskan sedang menyusun road map wajib emisi.

Baca juga: Tahun Depan, Bayar Pajak Kendaraan Wajib Lolos Uji Emisi

Nantinya semua kendaraan di Jakarta wajib untuk melakukan dan lolos uji emisi agar bisa memperpanjang pajak kendaraanya.

"Kita sedang susun road map-nya untuk pengusulan ke Gubernur DKI. Bila oke, kita lanjutkan dan nanti semua kendaraan di DKI harus melampirkan lulus uji emisi sebagai syarat memperpanjang pajak kendaraan yang dilakukan setiap tahun," ucap Agung saat dihubungi Kompas.com, Februari lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X