Catat 6 Strategi dan Jadwal "One Way" Arus Balik 2019

Kompas.com - 06/06/2019, 12:01 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai dengan arus mudik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung menggelar rencana penanganan arus balik Lebaran 2019. Bersama dengan Korps Lalu Lintas Polri dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, menyiapkan beberapa strategi.

Menurut Budi, dari beberapa evaluasi saat arus mudik dengan diterapkannya one way masih banyak masyarakat yang memilih berangkat setelah maghrib. Kondisi tersebut membuat kebanyakan pemudik kelelahan ketika melintasi jalan tol, sehingga membuat rest area menjadi penuh di saat tengah malam atau pagi hari.

"Untuk balik, dengan diberlakukannya one way, kita imbau masyarakat bisa melakukan perjalanan mulai sholat subuh sehingga siang atau sore hari sudah masuk Jakarta. Karena kalau tengah malam, rest area penuh sehingga mereka istirahat di bahu jalan. Dampaknya adalah hambatan di rest area," ujar Budi dalam keterangan resminya, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Catat, One Way Arus Balik Mudik Dimulai dari Kalikangkung


Budi memaparkan ada enam poin yang menjadi hasil rapat persiapan arus balik nanti. Keenamnya menyangkut beragam aspek, mulai dari persiapan arus balik, rencana one way  diperpanjang dari Kalingkung dengan durasi waktu selama empat hari, sampai kesiapan fasilitas di rest area. Untuk detailnya seperti berikut :

1. Rambu-rambu di akses masuk rest area harus sudah terpasang sebelum pelaksanaan one way arus balik, yakni sebelum 7 Juni.

2. Penambahan mobile toilet termasuk kanopi pelindung untuk antrean toilet harus dipenuhi sebelum tanggal 7 Juni.

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

3. Untuk mengantisipasi mobil mogok di jalan tol, diminta kepada BUJT untuk menambah mobil Layanan Jalan Tol (mobil patroli) dan menempatkan mobil derek serta menempatkan bengkel Agen Pemegang Merk (APM) di rest area tipe A sebelum 7 Juni.

4. Menempatkan informasi call center bantuan emergency yang dapat dihubungi setiap saat, yang ditempatkan di bawah rambu dan tempat strategis.

5. Gerbang Tol Palimanan merupakan gerbang tol pembayaran cluster 2 dan tapping cluster 1, sehingga perlu adanya penambahan mobile reader dari 28 unit menjadi 38 unit dan EDC dari 2 menjadi 12 di GT Palimanan.

6. Waktu pelaksanaan one way tanggal 7 Juni sampai 10 Juni dimulai pukul 12.00 WIB sampai 24.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek Utama dan selanjutnya diberlakukan contraflow dari KM 70 sampai KM 65 atau sesuai dinamika di lapangan dengan pertimbangan dari Kepolisian.

Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.

Sementara itu Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, mengatakan bahwa selama periode Operasi Ketupat sejak tanggal 29 Mei 2019, rapat ini merupakan evaluasi dalam bentuk diskusi untuk menerima masukan tentang apa yang sudah dilakukan khususnya pergerakan masyarakat di Tol Trans Jawa maupun jalan arteri di jalur utara dan selatan.

"Yang menjadi fokus kita yaitu pada tanggal 7-10 Juni. Kesepakatan dalam enam poin tersebut merupakan evaluasi setelah enam hari arus mudik berjalan. One way akan berlangsung dari 414 Kalikangkung sampai Km 70 Cikampek Utama, selanjutnya diberlakukan contraflow dari sampai Km 65 atau sesuai dinamika lapangan dengan pertimbangan diskresi kepolisian," ujar Refdi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.