Kompas.com - 19/12/2018, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Secara tren, konsumen mobil bekas (mobkas) yang diamati oleh mobil88 terjadi pergeseran dalam beberapa tahun terakhir. Satu hingga dua tahun ke belakang, pembeli dari kalangan milenial atau anak "zaman now" masih tertarik membeli mobkas, tetapi sekarang situasi sudah beralih.

Menurut penjelasan Halomoan Fischer Lumbantouran, Presiden Direktur mobil88, sekarang ini konsumen tersebut cenderung lebih memilih berlibur ke luar negeri daripada membeli mobkas.

"Punya uang Rp 20 juta dulu dijadikan uang muka beli mobkas, sekarang dipakai buat beli tiket pesawat jalan-jalan ke luar negeri," ucap Fischer ketika berbincang dengan Kompas.com di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2018).

Baca juga: Mobil88 Tak Kecipratan Taksi Online

Konsumen mobkas di mobil88 sendiri, lanjut Fischer didominasi yang beli kredit ketimbang tunai, otomatis banyak yang memanfaatkan juga program uang muka atau cicilan ringan. Kaum milenial pun ikut berkontribusi, tetapi sekarang secara persentase menurun cukup signifikan.

-- -

"Kalau sekarang bukan milenial lagi, lebih kepada keluarga muda atau di atasnya lagi yang memang membutuhkan mobil untuk beraktivitas," kata Fischer.

Harga mobil yang laris dalam beberapa tahun terakhir, kata Fischer berada direntan Rp 80 jutaan hingga Rp 150 jutaan. Model populer seperti mobil kota (city car), hingga hatchback.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.