Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/11/2018, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Banten mulai memberlakukan tes psikotes bagi masyarakat yang akan membuat surat izin mengemudi (SIM). Aturan tersebut sudah efektif per 22 September 2018, dan baru di wilayah Banten saja.

Seperti dilansir laman NTMCPolri, Jumat (16/11/2018) Kasie SIM Subdit Regiden Ditlantas Polda Banten Kompol Kamarul Wahyudi, mengatakan, pelaksanaan tes psikologi itu sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Peraturan Kapolri (Perkap) 34 dan 36 mengenai syarat kesehatan bagi pemohon SIM.

“Kesehatan itu kan dibagi dua, ada kesehatan jasmani dan ada kesehatan rohani. Saat ini sosialisai di masyarakat soal kesehatan rohani di dalamnya termasuk aspek psikologi,” ujar Kamarul.

Baca juga: 4 Catatan Psikolog Soal Psikotes di Ujian SIM

Kamarul melanjutkan, untuk teknis pelaksanaan diserahkan langsung kepada Biro Psikologi. Sejauh ini, kata dia berhasil menurunkan fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten.

Teknis Tes

Bagi pemohon SIM baru akan diwajibkan menjawab 24 soal. Sementara pemohon perpanjangan hanya sekitar 18 soal. Ujian ini dikenakan biaya Rp 100.000.

Sementara itu, buat pemohon SIM A dan C yang akan mengikuti tes psikologi ini, cukup membawa foto copy KTP dan surat keterangan sehat dokter.

Usai itu, pemohon akan mendapatkan PIN untuk masuk ke dalam sistem CAT. Hasil tes psikologi tersebut berlaku sampai dengan dua bulan ke depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.