Empat Kecerobohan Berkendara saat Hujan - Kompas.com

Empat Kecerobohan Berkendara saat Hujan

Kompas.com - 06/11/2018, 18:42 WIB
Ilustrasi berkendara diguyur hujan.Istimewa Ilustrasi berkendara diguyur hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Musim hujan sudah tiba, buat para pengemudi kendaraan khususnya roda empat, harap berhati-hati. Pasalnya kondisi jalan juga jarak pandang, berbeda pada saat cuaca normal.

Berbicara soal kecerobohan driver ketika berkendara kala hujan, Nurrahman Adi Saputra, Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan menyebutkan, setidaknya ada empat. Kelalaian ini cukup berbahaya, karena bisa beresiko kecelakaan.

Pertama, abai dan tak melakukan pengecekan pada komponen seperti lampu dan wiper, yang kerjanya sudah tak optimal.

“Lampu-lampu yang ternyata tidak berfungsi dengan baik, sehingga pada saat hujan deras dan mengganggu pandangan, maka kendaraan lain dan kondisi jalan tidak terlihat dengan baik,” ujar Nurahman kepada KOMPAS.com, Selasa (6/11/2018).

Genangan di Jalan Gereja Theresia, Jakarta, Selasa (30/8/2016).Kahfi Dirga Cahya Genangan di Jalan Gereja Theresia, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Kedua, tak bijaksana dalam memposisikan kecepatan mobil dalam kondisi hujan.

“Pada saat kondisi basah ada potensi kemampuan pengereman berkurang, ditambah lagi daya cengkeram ban terhadap jalan juga tak optimal alias licin, dan selip bertambah. Jadi perlu cermat soal kecepatan,” kata Nurrahman.

Ketiga, mengarahkan hembusan pendingin udara atau AC ke kaca mobil. Efek negatif yang bakal ditimbulkan adalah kaca mengembun dan menghalangi pandangan.

“Kemudian, upayakan juga agar suhu di dalam kabin tidak jauh berbeda dengan suhu di luar kendaraan agar tidak muncul pengembunan,” ucap Nurrahman.

Keempat, tak cermat ketika melibas genangan air. Ketika melihat ada genangan air kita tak tahu apakah ada lubang yang dalam atau tidak. Jadi sebaiknya perlahan-lahan ketika melalui genangan air.



Close Ads X