Kemenhub Bercita-cita Punya Fasilitas Uji Tabrak Sendiri

Kompas.com - 25/09/2018, 12:42 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini belum ada lembaga ataupun fasilitas resmi untuk uji tabrak (crash test) di Indonesia. Sehingga acuan yang dipakai masih berdasarkan hasil uji tabrak yang dilakukan di luar negeri.

Namun Kementerian Perhubungan mulai mewacanakan ingin memiliki fasilitas tersebut. Direktur Sarana Perhubungan Darat Direktorat Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah mengungkapkan, wacana penyediaan fasilitas uji tabrak akan melibatkan pihak swasta.

"Kalau dari masterplan, untuk crash test kita punya lahan di Bekasi. Kita tawarkan ke swasta yang membangun," kata Sigit saat ditemui di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Baca juga: Janji Gaikindo Terkait Fasilitas Uji Tabrak Mobil

Uji tabrak Toyota C-HR di Australiapaultan.org Uji tabrak Toyota C-HR di Australia

Dalam perencanaan di Kemenhub, Sigit menyebut fasilitas uji tabrak juga akan dilengkapi fasilitas uji jatuh. Seperti uji tabrak, fasilitas ini juga berfungsi mengetahui tingkat kerusakan suatu produk mobil jika terjadi insiden.

"Jadi sebelum mobil dipasarkan, nanti semuanya akan diuji lebih dulu hasilnya akan seperti apa," ujar Sigit.

Sejumlah kalangan ahli berpendapat fasilitas uji tabrak memang harus ada di dalam negeri. Apalagi Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.

Selain sangat penting sebagai acuan konsumen membeli kendaraan, hasil uji tabrak juga diperlukan produsen agar bisa mengintrospeksi diri.

Baca juga: Fasilitas Uji Tabrak Harus Dipegang Independen

"Sudah banyak mobil yang diproduksi di Indonesia, dalam skala pembuat harusnya fasilitas crash test terhadap produk wajib ada, bukan hanya uji jalan dan fungsi," ucap Guru Besar Transportasi dan Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Leksmono Suryo Putranto pada kesempatan berbeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.