Kompas.com - 07/09/2018, 08:42 WIB

MISANO, KOMPAS.com - Drama antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di konferensi pers jelang GP San Marino, Kamis (6/9/2018) membuat pekan balapan kali ini lebih menarik. Perhatian menjadi tertuju pada situasi ketika Rossi tidak menyambut ajakan jabat tangan Marquez dalam kegiatan itu.

Momen ini ditanggapi pebalap Ducati Jorge Lorenzo. Menurutnya apa yang terjadi di peristiwa tersebut adalah kesalahan kedua pebalap MotoGP tersebut.

"Keduanya salah. Valentino tidak memberikan tangannya untuk berjabat. Ini seperti sikap anak kecil, serta tidak menyambut kesempatan ini untuk memberitahukan fansnya di Misano agar tidak mencemooh pebalap lain di podium," ucap Lorenzo seperti dikutip Crash.net, Jumat (7/9/2018).

Mantan rekan satu tim Rossi ini juga memberi masukan pada calon rekan satu timnya di Repsol Honda tahun depan, Marquez. Ia harap pebalap Spanyol itu dapat melupakan kejadian ini dan fokus pada balapan pekan ini.

Baca juga: Balapan di Kandang, Rossi Targetkan Juara

Rossi yang diwawancarai media Italia berkomentar mengenai insiden kecil di konferensi pers GP San Marino. Ia merasa menyesal dengan situasi tersebut.

"Ini seperti adegan di film Blues Brother dimana John Belushi masuk ke gereja dan melihat seberkas cahaya. Mungkin ini akibat Marquez bertemu Paus beberapa waktu lalu. Saya minta maaf, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan," ucap Rossi.

Rossi menegaskan, pada akhirnya tidak ada yang mempengaruhi hubungan personal keduanya. Hubungan mereka tidak penting, hanya menjadi perhatian orang-orang.

"Kami adalah dua pebalap. Mari membalap bersama-sama. Terpenting adalah tetap tenang dan melakukan pekerjaan kami bersama. Hal yang lain hanya membuang waktu, bahkan untuk membicarakan kejadian (tidak menerima tawaran jabat tangan) itu," ucap Rossi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.