Tips Mengemudi Mobil Setir Kiri di Luar Negeri - Kompas.com

Tips Mengemudi Mobil Setir Kiri di Luar Negeri

Kompas.com - 16/07/2018, 16:59 WIB
Peta negara ASEAN dengan posisi setir kemudi. Warna kuning mengacu pada negara-negara yang menerapkan setir kanan. Sedangkan hijau menerapkan setir kiri.www.worldstandars.eu Peta negara ASEAN dengan posisi setir kemudi. Warna kuning mengacu pada negara-negara yang menerapkan setir kanan. Sedangkan hijau menerapkan setir kiri.

JAKARTA, KOMPAS.COM - Beberapa waktu lalu Kompas.com berkesempatan menjajal Mitsubishi Outlander PHEV di Marseille, Perancis. Ada sedikit perbedaan mendasar dengan sesi test drive di Indonesia, yakni konfigurasi mobil yang digunakan di sana adalah setir kiri.

Bagi Anda yang berkesempatan ke luar negeri, baik untuk urusan bisnis, sekolah, atau sekadar jalan-jalan, dan ingin menggunakan mobil pribadi serta mengemudi sendiri, ada baiknya mengetahui dulu negara tersebut menggunakan konfigurasi kemudi kanan atau kiri.

Indonesia menganut konfigurasi kemudi di kanan. Lalu, hampir seluruh negara di Eropa kecuali Inggris menggunakan setir kiri. Jepang dan Australia sama dengan Indonesia menggunakan kemudi kanan. Sedangkan Amerika Serikat pakai setir kiri.

Pebalap nasional Rifat Sungkar menjelaskan, orientasi kemudi kanan dan kiri sangat berbeda. Menurut Rifat, biasanya banyak kendala yang ditemukan pengendara asal Indonesia, bila mengemudi di negara dengan konfigurasi setir kiri.

Baca juga: Mau Punya SIM Internasional? Begini Prosesnya

"Kita di Indonesia dengan konfigurasi mobil setir kanan, relatif kalau jalan akan dekat dengan garis jalan, dan pengemudi biasanya jadi hanya memperhatikan bagian kanan. Kebiasaan ini terbawa ketika mencoba mobil setir kiri, hinga setengah bodi mobil sudah berada di jalur orang lain. ini membahayakan pengendara dari arah berlawanan," jelas pendiri Rifat Drive Labs ini kepada Kompas.com, pekan lalu.

Baca juga: Setir Kiri dan Sejarah Masuknya Mobil Lawas ke Indonesia

Masalah kedua, lanjut Rifat, adalah salah masuk kamar. Artinya kita masuk di jalurb berbeda ketika bertemu perempatan atau akan memulai mengemudi. Ini masalah yang biasa ditemui saat orang setir kanan mengemudi setir kiri.

"Orientasi awal ini harus dipahami dulu sebelum mengemudi. Karena tidak semata-mata orang yang bisa mengemudi, lalu bisa pindah konfigurasi kemudi dengan mudah," lanjut Rifat.

Menurut Rifat, tidak ada ukuran berapa lama harus beradaptasi untuk bisa pindah konfigurasi kemudi. Setiap orang berbeda-beda, tapi yang harus dipahami di awal adalah orientasi mengemudi harus diubah terlebih dulu.

Baca juga: Daftar Negara ASEAN dengan Setir Kanan dan Setir Kiri

"Jangan takut mencoba, percaya diri dan fokus saat berkendara. Nanti akan terbiasa sendiri. Kalau kita berkesempatan ke luar negeri dan ingin mengemudi, jangan berharap konfigurasi sama dengan Indonesia. Hampir 95 persen di dunia mobil menggunakan kemudi kiri, jadi kita harus terbiasa," jelas Rifat lagi.


Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X