Mobil Nasional Bertahan Tanpa Mesin Injeksi

Kompas.com - 15/05/2018, 17:22 WIB
Fin Komodo KD 250 versi medis, Medivac. Febri Ardani/KompasOtomotifFin Komodo KD 250 versi medis, Medivac.

JAKARTA, KOMPAS.com – Produsen mobil nasional Fin Komodo sampai saat ini tetap mempertahankan produk multiguna Komodo bermesin 4-tak 250cc menggunakan sistem pengabutan karburator.

Bukannya tidak bisa ganti injeksi, tapi karburator dianggap lebih fungsional di area main Komodo yang bisa jadi minim infrastruktur.

Karburator bisa dikatakan sudah usang buat kendaraan masa kini karena tertimpa teknologi elektronik baru yang menawarkan efisiensi bahan bakar lebih bagus dan emisi lebih rendah. Namun pada situasi khusus, kesederhanaan karburator masih dibutuhkan.

Komodo merupakan kendaraan empat roda dengan spesifikasi off-road, kelebihan utamanya untuk dipakai menjelajah medan yang tidak bisa dijangkau kendaraan biasa.

Setidaknya ada empat varian Komodo, yaitu versi basik KD250AT, KD250X yang terinspirasi kendaraan intai tempur TNI AD, Sysco Mobile Fire sebagai unit pemadam kebakaran di medan padat penduduk, serta Medevac sebagai kendaraan medis masuk desa atau hutan.

Baca juga: FIN Komodo Anggap Angkutan Perdesaan Bukan Ancaman

Fin Komodo Medivac RescueFinkomodo.com Fin Komodo Medivac Rescue

“Kalau kami ganti injeksi gampang, tapi di dalam hutan kalau rusak bagaimana? Kalau ganti injeksi, di dalam hutan rusak, bengkelnya tidak ada. Kalau karburator bisa dibongkar sendiri,” kata Direktur Pemasaran Fin Komodo Dewa Yuniardi, di Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

Spesifikasi off-road Komodo juga berarti mobil ini tidak punya pelat nomor, yang artinya tidak bisa digunakan di jalan raya. Dewa mengatakan hingga sekarang Fin Komodo hanya punya opsi mesin 250cc.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X