Gara-gara Presiden Jokowi, Viar Tertarik Bawa Q1 ke Papua

Kompas.com - 17/04/2018, 16:08 WIB
Skuter listrik Viar Q1 di Jakarta Fair, Sabtu (7/7/2017). Febri Ardani/Otomania.comSkuter listrik Viar Q1 di Jakarta Fair, Sabtu (7/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Triangle Motorindo selaku produsen Viar Indonesia mengungkapkan ketertarikan untuk memasarkan produknya ke Papua. Rencana ini diungkapkan setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke wilayah timur Indonesia dan  menggunakan sepeda motor listrik.

"Sebelumnya, kita memang tidak berkonsentrasi ke sana (Papua). Namun, ketika kemarin (Pak Presiden terlihat pakai motor listrik) kami jadi ingin bergerak ke sana juga," ucap Direktur Marketing PT Kencana Laju Mandiri (Distributor Utama Viar) Yucuanto Susetyo, Selasa (17/4/2018).

Yucuanto mengakui, produk Viar yang masuk ke wilayah Papua masih terbilang sedikit. Namun, adanya pemberitaan mengenai motor listrik di Papua menyebabkan daerah tersebut menjadi pasar yang potensial.

Baca Juga: Bocoran dari Honda Soal Pesaing Yamaha XMAX

"Infonya di sana bahan bakar (BBM) sulit didapatkan, padahal transportasi dibutuhkan. Ini membuat masyarakat jadi butuh motor listrik. Kami pasti masuk ke sana," ucap Yucuanto.

Sebelumnya, saat kunjungan kerjanya ke wilayah Agats, Kabupaten Asmat, pada Kamis (12/4/2018), Presiden Joko Widodo menjajal mengendarai motor listrik milik warga setempat. Motor yang digunakan Presiden Jokowi bermerek Wim Motor.

Produk buatan Wim itu merupakan motor listrik berkekuatan 800 hingga 1.000 Watt. Kapasitas yang disebut Wenson dapat membuat motor listrik dapat digunakan untuk menunjang aktivitas harian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X