Sambil “Riding”, Jokowi Idealnya Kampanye Keselamatan Berkendara

Kompas.com - 09/04/2018, 16:42 WIB
Presiden Joko Widodo dan rombongan bikers saat melakukan touring menggunakan motor chopper miliknya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi. ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo dan rombongan bikers saat melakukan touring menggunakan motor chopper miliknya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi.

Jakarta, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo, membuktikan dirinya bisa dekat dengan semua kalangan masyarakat. Bahkan dirinya sampai akrab dengan para komunitas pengguna dan pecinta sepeda motor yang dimodifikasi ekstrim.

Setelah berhasil meminang motor copperland milik Elders Garage hasil kolaborasi dengan Kick Ass Chopper pada Januari lalu, Jokowi akhirnya berkesempatan untuk menggebernya sejauh 30 kilometer, ditemani puluhan biker ke Pantau Pelabuhan Ratu.

Menanggapi hal tersebut, Jusri Pulubuhu, Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) menuturkan, kalau Presiden seharusnya secara terbuka sekaligus melakukan kampanye keselamatan berkendara.

“Jadi tidak sekedar hobi saja, tapi pada momen-momen itu seharusnya beliau juga mempelopori atau mengampanyekan masalah lalu lintas (ketertiban dan keselamatan berkendara). Karena orang Indonesia juga perlu ikon dan maskot untuk itu,” tutur Jusri kepada Kompas.com, Minggu (8/4/2018).

Baca juga : Alasan Jokowi Tinjau Padat Karya Naik Motor Chopper

Presiden Joko Widodo dan rombongan bikers saat melakukan touring menggunakan motor chopper miliknya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi.ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO Presiden Joko Widodo dan rombongan bikers saat melakukan touring menggunakan motor chopper miliknya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi.

“Jadi kita di indonesia, saat sekarang masalah perilaku berlalu lintas menjadi isu utama, angka kecelakaan fatal kita cukup tinggi dan begitu juga isu yang ada di dunia sekarang ini. Kita sebagai masyarakat atau pengguna jalan raya, harus resah atau galau dengan masalah ini,” kata Jusri.

Masalah lalu lintas, kata Jusri, angka kecelakaan masih terbilang tinggi jumlahnya, di mana itu memberikan kerugian ekonomi yang cukup besar buat Indonesia. Jadi alangkah bijaksananya, kalau presiden bisa sekaligus mengajak masyarakatnya, untuk peduli akan keselamatan dan ketertiban di jalan.

“Jadi memang harusnya beliau dapat menunjukkan image positif agar masyarakat bisa meniru perilakunya, dan itu bisa merupakan salah satu solusi dari kekacauan lalu lintas di Indonesia. Menjadi orang nomor satu Indonesia, Jokowi adalah panutan dan harusnya beliau bisa manfaatkan untuk kampanye keselamatan,” tutur Jusri.

“Saya pribadi yang juga sebagai biker sangat respect dengan kegiatan hobi beliau, pokoknya top dan wow sekali. Hanya saja, sayangnya masih ada celah-celah yang masih belum maksimal dilakukan,” ucap Jusri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X