Salut, Usia 63 Tahun Masih Agresif Balapan Supermoto

Kompas.com - 08/04/2018, 14:59 WIB
Harmono Mono bersama mekaniknya sedang mencari settingan yang pas untuk motornya jelang kualifikasi kejuaraan supermoto Trial Game Asphat (TGA) kelas FFA 450 Non Pro berlangsung pada Sabtu(4/6/2018). Mikhael Gewati Harmono Mono bersama mekaniknya sedang mencari settingan yang pas untuk motornya jelang kualifikasi kejuaraan supermoto Trial Game Asphat (TGA) kelas FFA 450 Non Pro berlangsung pada Sabtu(4/6/2018).
|

"Pada balap pertama kelas FFA 250, gear rantai motor saya copot sehingga tidak bisa meneruskan balapan. Padahal, waktu itu posisi saya sedang ingin melewati urutan ketiga," ucapnya, seusai balapan. 

Lalu, apa motivasi bapak dari tiga anak ini untuk terus aktif di dunia balap? Jawabannya adalah menjaga kesehatan.

Pria kelahiran Gresik 2 Mei 1955 ini mengaku kalau dirinya sudah tak lagi mencari kepuasan di dunia balap, tetapi menjaga kesehatan. Dengan mengikuti balap, dia terpacu untuk berolahraga, menjaga kualitas tidur, dan makan teratur.

"Semua itu dilakukan supaya fisik saya prima karena balapan supermoto menguras banyak tenaga sehingga dibutuhkan fisik yang kuat. Minimal 500-600 kalori terbakar usai mengikuti satu race," ucap Harmono.

Untuk itu, lanjut dia, dirinya selalu memberi asupan tubuh sebanyak 500 kalori sebelum balapan dimulai. Pebalap pun harus mampu menghitung banyaknya asupan kalori yang masuk ke tubuhnya.

Misalnya satu pisang gepok atau raja mengandung 150 kalori, maka pebalap harus makan 4 pisang agar tubuh mendapat pasokan maksimal 600 kalori.

Balap supermoto sulit

Pria yang sudah memulai balapan sejak 1971 ini kemudian mengatakan bahwa balapan supermoto itu lebih sulit daripada balap motor lain, seperti road race, sport race, dan trail.

Hal itu terjadi karena sepeda motor yang digunakan dalam balapan tidak sesuai dengan peruntukannya. Kendaraan yang seharusnya untuk trek offroad malah dipakai di aspal.

Oleh karena itu, menurut dia, pebalap dan tim harus mengeset atau men-setting motor dengan baik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X