Salut, Usia 63 Tahun Masih Agresif Balapan Supermoto

Kompas.com - 08/04/2018, 14:59 WIB
Doni Tata dengan tungganganya di kejuaraan supermoto Trial Game Asphalt (TGA) pada Sabtu(4/6/2018). Mikhael Gewati Doni Tata dengan tungganganya di kejuaraan supermoto Trial Game Asphalt (TGA) pada Sabtu(4/6/2018).
|

Tantangan lain datang dari stamina. Untuk bisa menyelesaikan balapan, seorang pebalap mesti punya stamina yang lebih kuat dari biasanya. Mereka pun harus olahraga di pusat kebugaran atau juga workout untuk membentuk otot tubuh.

Hal senada diutarakan Doni Tata. Pebalap yang pernah berpartisipasi dalam ajang balap motor dunia kelas 250 cc atau Moto 2 ini mengatakan, balapan supermoto itu lebih capek dari balapan motor yang lain.


Penyebabnya karena dalam balapan tersebut ada trek rintangan lompat yang harus dilalui pebalap. Alhasil mereka harus mengeluarkan tenaga ekstra.

"Rasa letih saya bertambah 30 persen lebih banyak dibanding rasa letih setelah selesai mengikuti balapan road race (motor bebek)," kata Doni.

Untuk soal setting-an motor, Doni mengakui bahwa mendapatkan setelan yang pas di supermoto itu sulit. Alasannya karena banyak komponen di motor iyang bisa disetel sehingga butuh waktu lebih untuk penyesuaian.

Tak cuma itu, agar bisa mendapatkan hasil terbaik, Doni yang terbiasa balapan road race dan sport harus menyesuaikan gaya balapnya lagi karena setang kemudi di supermoto lebih lebar, dan motornya pun lebih tinggi.

"Makanya kalau sedang menikung, posisi tubuh saya tidak terlalu rebah seperti di road race, takut jatuh karena bobot sepeda motor lebih berat dan lebih tinggi," kata Doni.

Maka dari itu, dibutuhkan perhitungan matang untuk melibas trek. Dengan begitu "Nyali Aja Ngga Cukup" untuk bisa balapan, apalagi menjadi juara di kejuaraan TGA ini.

Kejuaraan supermoto Trial Game Asphalt

Gelaran kejuaraan supermoto Trial Game Asphalt (TGA) di Mijen, Semarang, Jawa Tengah, ini berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 6-7 April 2018. Seri tersebut adalah balapan pertama dari rangkaian lima seri yang rencananya akan digelar selama 2018 di Pulau Jawa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X