Kompas.com - 28/02/2018, 07:02 WIB

Jakarta, KOMPAS.com – Indonesia sudah seharusnya ikut berkompetisi ketat, demi menjadi bagian dari rantai pasok kendaraan listrik, untuk mengisi pasar dalam negeri maupun global. Entah satu saja atau tiga komponen penting sebisa mungkin diproduksi di sini.

Harjanto, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) mengatakan, kalau pihaknya saat ini mencoba menggali potensi bahan baku penting untuk komponen mobil listrik, logam tanah jarang (LTJ/rare earth element).

“Industri baterai itu key point-nya, materialnya saya lagi dorong untuk mengembangkan yang namanya logam tanah jarang (rare earth). Tidak mungkin kita bicara mobil listrik tapi enggak ada dukungan bahan baku,” ujat Harjanto, Senin (26/2/2018).

Rare earth material di sini adalah suatu komponen di luar metal yang common. Sekarang kami sedang eksploitasi lebih jauh prosesnya seperti apa, kemudian di mana saja depositnya. Kali ini saya sedang dorong lembaga riset internasional untuk masuk ke kita,” ujar Harjanto.

Baca juga : Mitsubishi Serahkan Mobil Listrik ke Kementerian, ESDM Absen

Penggunaan Logam Tanah Jarang (LTJ).EFFICIENTENERGYLLC.com Penggunaan Logam Tanah Jarang (LTJ).

Harjanto menambahkan, pihaknya baru memulai dan masih melihat nilai keekonomisannya. Tentu saja ketika berbicara industri harus bisa melihat nilai tambah apa yang harus dibangun di dalam negeri. “Nah sekarang kita harus lihat, kita punya apa untuk mendorong industri. Kita bicara industri ya, bukan sebagai barang jadi yang kita jual,” tutur Harjanto.

I Gusti Putu Suryawirawan ketika dahulu menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin menuturkan, memasuki era kendaraan hibrida, kendaraan listrik  yang membutuhkan baterai tidak lagi dibutuhkan logam umum, seperti timah hitam.

"Logam yang dibutuhkan adalah logam tanah jarang, seperti selenium dan sebagainya," kata Putu. Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu wilayah penghasil LTJ di Indonesia.

Beragam penggunaan LTJ.ASSETS.KOMPASIANA.com Beragam penggunaan LTJ.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.