Kenalan Dulu, Ini Dia Empat Debutan MotoGP 2018

Kompas.com - 25/01/2018, 08:22 WIB
Pebalap EG 0,0 Marc VDS asal Italia, Franco Morbidelli, berpose setelah mencatat putaran tercepat pada sesi kualifikasi GP Belanda di Sirkuit Assen, Sabtu (24/6/2017).MOTOGP.COM Pebalap EG 0,0 Marc VDS asal Italia, Franco Morbidelli, berpose setelah mencatat putaran tercepat pada sesi kualifikasi GP Belanda di Sirkuit Assen, Sabtu (24/6/2017).

Jakarta, Kompas.com – Dari 24 pebalap yang bakal mengikuti kelas MotoGP 2018, empat di antaranya adalah wajah baru. Keempatnya yaitu Franco Morbidelli (EG 0,0 Marc VDS), Tom Lüthi (EG 0,0 Marc VDS), Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu), dan Xavier Simeon (Reale Avintia Racing).

Franco Morbidelli (Nomor balap 21)
Pebalap kelahiran Roma, Italia, pada 23 tahun yang lalu ini adalah juara Moto2 pada musim lalu bersama EG 0,0 Marc VDS. Penampilannya di di layar kaca saat melaju di kelas MotoGP tidak akan terlalu membingungkan sebab dia masih menggunakan seragam EG 0,0 Marc VDS, hanya motor yang dikendarai saja menjadi lebih besar ketimbang Moto2.

Morbidelli merupakan juara European Superstock 600 pada 2013. Pada tahun yang sama dia memulai debut di di Moto2 sebagai pebalap wild card. Tahun berikutnya dia membalap setahun penuh, kemudian pada 2015 dia naik podium pertama kali.

Pada 2016 dia bergabung bersama EG 0,0 Marc VDS, kemudian menjadi juara Moto2 pada 2017. Di musim Moto2 2017, Morbidelli dinobatkan menjadi juara dunia setelah pebalap pesaing terdekatnya, Thomas Luthi, dinyatakan tidak sehat untuk mengikuti GP Malaysia setelah kecelakaan saat kualifikasi.

Baca: Franco Mobidelli, Bintang Italia Berikutnya Penerus Rossi?

Tom Lüthi naik kelas ke MotoGP pada 2018 membela EG 0,0 Marc VDS.tomluethi.ch Tom Lüthi naik kelas ke MotoGP pada 2018 membela EG 0,0 Marc VDS.

Tom Lüthi (Nomor balap 12)
Lüthi sepertinya tidak bisa jauh dari Morbidelli sebab di kelas MotoGP keduanya menjadi rekan satu tim EG 0,0 Marc VDS. Pebalap kelahiran Swiss ini terbilang senja saat debut di MotoGP mengingat usianya sekarang 31 tahun.

Senioritas Lüthi pada Morbidelli bukan cuma urusan umur tapi juga jam balapan. Lüthi mulai membalap di kelas kejuaraan dunia 125cc pada 2002, lalu pindah ke 250cc pada 2007 kemudian ikut ke kelas baru, Moto2, pada 2010. Selama 2016 dan 2017 di Moto2 Lüthi mengenakan seragam Garage Plus Interwetten.

Lüthi pernah mengetes KTM RC16 pada 2016. Pada 2017 karena kecelakaan di kualifikasi Moto2 GP Malaysia, dia tidak bisa membalap di dua seri terakhir kejuaraan dan juga gagal mengetes motor Honda EG 0,0 Marc VDS pada pra musim.

Takaaki Nakagami, pebalap Moto2 yang akan membela tim LCR Honda MotoGP di musim 2018.Motorsport.com Takaaki Nakagami, pebalap Moto2 yang akan membela tim LCR Honda MotoGP di musim 2018.

Takaaki Nakagami (Nomor balap 30)
Pebalap asalJepang berusia 25 tahun ini menjadi satu-satunya perwakilan Asia pada MotoGP musim 2018. Dia menjadi rekan setim Cal Crutchlow di tim LCR Honda, namun menggunakan bendera Idemitsu.

Karir Nakagami dimulai dari kelas kejuaraan dunia 125cc pada 2007-2009, kemudian pada 2012 pindah ke Moto2. Sejak 2014 – 2017 di Moto2, Nakagami membalap membela tim Idemitsu Honda Team Asia.

Debutan MotoGP 2018 Xavier Simeon motorsport.com Debutan MotoGP 2018 Xavier Simeon

Xavier Simeon (Nomor balap 10)
Simeon saat ini berusia 28 tahun, dia membela Reale Avintia Racing bersama rekan setimnya Esteve Rabat. Mirip seperti Morbidelli, Simeon memulai karirnya di Superstock 600 dan menjadi juara pada 2006  dan STK1000 pada 2009.

Setahun kemudian Simeon masuk Moto2 pada 2010. Pada Moto2 2017 dia membela Tasca Racing Scuderia.

Salah satu dari keempat pebalap debutan itu bakal menjadi diberikan gelar Rookie of The Year untuk musim 2018. Prestasi itu pada tahun ini didapat Johan Zarco yang membela Monster Yamaha Tech 3. 


EditorAgung Kurniawan

Close Ads X