Truk Compactor, Cegah Agar Air Sampah Tak Berceceran di Jalan - Kompas.com

Truk Compactor, Cegah Agar Air Sampah Tak Berceceran di Jalan

Kompas.com - 26/12/2017, 17:02 WIB
Truk sampah compactor yang baru saja dibeli oleh Pemerintah Provinsi DKI JakartaDinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Truk sampah compactor yang baru saja dibeli oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

 

Jakarta, KompasOtomotif - Truk sampah kerap kali meninggalkan bau tak disedap di jalan-jalan yang dilintasinya. Bau tersebut biasanya berasal dari tetesan air sampah yang jatuh saat proses pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.

Berangkat dari kejadian itulah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah berupaya memodernisasi truk-truk sampahnya. Secara bertahap truk-truk konvensional akan diganti dengan truk sampah compactor.

Baca juga : Jelang Asian Games 2018, DKI Remajakan Sarana Kebersihan

Truk sampah compactor merupakan truk sampah yang sudah dilengkapi alat untuk memadatkan sampah di bagian baknya. Dengan cara ini maka air tetesan sampah bisa diminimalkan. Sehingga tidak menetes ke jalan saat proses pengangkutan.

Truk sampah compactor yang baru saja dibeli oleh Pemerintah Provinsi DKI JakartaDinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Truk sampah compactor yang baru saja dibeli oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

"Truk compactor ini lebih ramah lingkungan dan tidak perlu lagi pakai tutup-tutup terpal," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji kepada KompasOtomotif, Selasa (26/12/2017).

Belum lama ini, Pemprov DKI membeli 91 truk sampah compactor baru. Truk yang dibeli adalah Hino Seri 500.

Secara total, truk sampah compactor yang dimiliki oleh Pemprov DKI baru ada sekitar 166 unit. Terdiri dari 91 unit truk sampak compactor dengan kapasitas 10 meter kubik; 25 unit kapasitas 12 meter kubik; dan 50 unit kapasitas 15 meter kubik.

Sekitar 150 truk sampah penuh muatan terpaksa parkir di Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (4/11). KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS Sekitar 150 truk sampah penuh muatan terpaksa parkir di Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (4/11).

Jumlah truk sampah compactor yang ada sebenarnya masih kalah banyak dibanding truk sampah konvensional. Menurut Adji, jumlah truk sampah konvensional masih ada sekitar 1.000 unit.

Namun demikian, Adji menyatakan truk sampah konvensional secara bertahap akan diganti dengan truk sampah compactor. Sehingga beberapa tahun lagi, tak ada lagi truk sampah konvensional di Jakarta.

"Kita sudah tidak ada lagi pengadaan truk sampah konvensional. Karena truk sampah konvensional akan terus diremajakan dengan yang compactor," ucap Adji.


EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X