Manfaatkan Rem Parkir, Jangan Terus Injak Kopling saat Macet

Kompas.com - 21/12/2017, 14:02 WIB
Pedal kopling akan terasa keras jika menggunakannya tidak benar atau kurang perawatan. Donny AprilianandaPedal kopling akan terasa keras jika menggunakannya tidak benar atau kurang perawatan.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAzwar Ferdian

 

Depok, KompasOtomotif - Kebanyakan pengguna mobil banyak yang mengeluhkan rusaknya kopling setiap penggunaan sehabis liburan. Rusaknya kopling dinilai akibat cara penggunaan yang salah saat mobil berada dalam kemacetan khas libur panjang.

Kepala Bengkel Auto2000 Grand Depok City, Deni Andrian memberikan masukan agar kopling tidak cepat rusak. Walaupun digunakan untuk bepergian jauh saat liburan.

Menurut Deni, seringkali pengguna mobil manual malas untuk memindahkan tuas porsneling ke posisi netral seraya menekan rem tangan saat macet. Mereka lebih memilih tetap menginjak kopling. Padahal cara ini dinilai salah.

Baca juga : Begini Cara Memperpanjang Usia Kopling

Pengunaan rem tanganStanly/Otomania Pengunaan rem tangan

"Kalau gasnya ditekan separuh, kopling ditekan separuh, fungsi pengereman yang harusnya ada pada handgrip (rem tangan) jadi digantikan kopling. Jadi pengereman pakai kopling," kata Deni saat ditemui KompasOtomotif, Kamis (21/12/2017).

Deni mengatakan memindahkan tuas ke posisi netral sambil menekan rem tangan merupakan cara yang tepat saat menghadapi macet. Tujuannya tentu saja untuk mencegah kerusakan dini pada kopling.

"Kalau mau jalan lagi baru diinjak koplingnya, baru masuk gigi. Dan jangan kagok saat melepas handbrake," ucap Deni.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X