Laporan Langsung dari Tokyo Motor Show 2017, Jepang

Honda Sebut Mobil Hidrogen Belum Bisa Masuk Indonesia

Kompas.com - 25/10/2017, 11:31 WIB
Honda Clarity Fuel CellAditya Maulana - KompasOtomotif Honda Clarity Fuel Cell

Tokyo, KompasOtomotif - Honda sudah punya model fuel cell ( hidrogen), yaitu Clarity. Sedan ramah lingkungan dengan kapasitas lima orang penumpang itu baru dijual di Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

Bahkan, selain hidrogen tersedia juga varian plug-in hybrid. Keduanya sama-sama dibekali teknologi modern dan ramah lingkungan.

Lantas, bisakah model itu dijual di Indonesia? Menjawab pertanyaan KompasOtomotif, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, mengatakan belum waktunya, sebab menyangkut kesiapan terutama infrastruktur.

Baca juga: Honda Indonesia Sudah Tutup Pintu buat Freed

"Kita harus investasi lagi, belum lagi ketersediaan tempat untuk mengisi hidrogennya," ujar Jonfis di Tokyo, Jepang, Selasa (24/10/2017).

Hybrid dan Plug-in

Honda Clarity Plug-in HybridAditya Maulana - KompasOtomotif Honda Clarity Plug-in Hybrid

Menurut Jonfis, yang paling memungkinkan adalah membawa versi hybrid atau plug-in hybrid. Namun, dia juga belum bisa memastikan apakah Clarity versi plug-in bisa dijual di Indonesia dalam waktu dekat atau tidak.

"Kita tetap membutuhkan studi jika ingin membawa kedua model itu ke Indonesia. Tetapi, dibandingkan hidrogen, hybrid dan plug-in yang paling memungkinkan," kata Jonfis.

HPM kemungkinan masih menunggu program low carbon emission vehicle (LCEV). Di dalamnya, mengatur tentang insentif terkait produksi mobil-mobil ramah lingkungan, mulai mesin kecil dengan turbo, hibrida, hingga listrik murni.

Sekarang ini mobil hibrida yang dijual di Indonesia dibebankan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 125 persen dan Peraturan Menteri Keuangan No.132/PMK.10/2015 tentang bea masuk barang impor, sebesar 50 persen.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAzwar Ferdian
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X