Jakarta Belum Siap Lakukan Tilang dengan Bukti CCTV

Kompas.com - 03/10/2017, 12:24 WIB
Video CCTV bersuara yang diunggah Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi melalui media sosial.Istimewa Video CCTV bersuara yang diunggah Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi melalui media sosial.

Jakarta, Kompas Otomotif - Pihak Polda Metro Jaya (PMJ) telah mengabarkan keberadaan CCTV dengan pengeras suara di 14 titik di seputar wilayah DKI Jakarta. CCTV ini nantinya diharapkan dapat mengarah pada teguran secara langsung pada pengguna jalan raya dan sampai pada penindakan langsung.

Namun pihak PMJ mengakui untuk dapat sampai ke tahap tersebut masih memerlukan waktu. Prosesnya pun dikatakan masih akan dilakukan secara bertahap.

"Perlu proses, terutama untuk penegakan hukum yang bersifat represif non yustisial (teguran). Begitu CCTV sudah valid semua langsung dapat dilaksanakan," ucap AKBP Budiyanto, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas PMJ, Selasa (3/10/2017).

Persiapan yang dilakukan agar CCTV dengan pengeras suara dapat digunakan dalam pengawasan lalu lintas antara lain, CCTV perlu dikalibrasi untuk memastikan validitasnya. Selain itu tidak menutup adanya persiapan khusus bagi sumber daya manusia atau petugas kepolisian.

Baca juga: Motor anti-jatuh dari Honda

Kordinasi dengan bagian CJS (Criminal Justice System) atau sistem peradilan Pidana untuk memaksimalkan hasil. Selain itu perlu dibuat Standar Operating Procedure (SOP) khusus untuk pelaksanaannya.

Di sisi lain persiapan juga diberlakukan pada data kendaraan bermotor mulai dari surat-surat dan nomor sesuai dengan kepemilikan. Terakhir perlu adanya tahapan mulai dari sosialisasi, uji coba dan penerapan secara efektif.

"Dari 14 lokasi tersebut, satu titik yang sudah ada pengeras suaranya di jalan Thamrin simpang Kebon Sirih. Harapannya memang penegakan hukum dengan blanko teguran dapat segera dilaksanakan (represif non yustisial)," ucap Budiyanto.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAzwar Ferdian
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X