Mobil Perdesaan Harusnya Dibuat seperti LCGC

Kompas.com - 18/01/2017, 07:35 WIB
Tata Motors GIIAS Makassar 2016 dok.Tata MotorsTata Motors GIIAS Makassar 2016
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Upaya pemerintah mendorong perekonomian desa dengan bergulirnya program "mobil perdesaan" ditanggapi PT Tata Motors Indonesia (TDMI). Persiapan tengah dilakukan dengan target prototipe akan dipamerkan Agustus 2017 di bawah asuhan Kementerian Perindustrian dengan menggandeng universitas dan lembaga terkait lain.

Tata Motors mengaku sudah memiliki konsep bahkan produk mobil perdesaan sejak lama. Minat besar lantas tertuang dari rencana yang disiapkan pemerintah ini dari merek asal India ini.

"Mobil perdesaan itu sangat penting, kami siap berpartisipasi. Kami memiliki basis untuk rural car (mobil perdesaan) di India, karena memang kendaraan Tata dibuat untuk lingkungan perdesaan," kata President Director TDMI Biswadev Sengupta di Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Menurut Biswadev, harusnya rencana mobil perdesaan dibuat seperti program mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) yang melibatkan para produsen. Dengan begitu, akan terlihat perkembangannya.

"LCGC sangat bagus dan menciptakan segmen baru di Indonesia. Mobil perdesaan juga bisa menjadi bisnis yang bagus." kata Biswadev.

marssilhouette.wordpress.com Konsep mobil pedesaan sudah pernah dipamerkan Daihatsu di IIMS 2010, bernama F-Concept.

Ketika ditanya mengenai dukungan atau bentuk partisipasinya mengenai program ini, ia hanya menjelaskan bahwa sebelumnya sudah pernah ada pembicaraan untuk mobil perdesaan dengan pemerintah.

"Kami sudah pernah bilang ke pemerintah dan kami siap bekerja sama, tapi tidak dalam bentuk mobil, melainkan kendaraan niaga guna menyesuaikan fungsi serta kebutuhannya," ujar Biswadev.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.