Thailand Berharap Pertumbuhan Penjualan Mobil 2017

Kompas.com - 27/12/2016, 16:52 WIB
Setiap kali hari raya Songkran tiba di Thailand, setidaknya lebih dari 2 orang tewas dan 160 terluka setiap jam akibat kecelakaan lalu lintas. Tahun ini, perayaan puncak Songkran jatuh pada 13-15 April dengan hari libur selama tujuh hari. Getty Images/Paula BronsteinSetiap kali hari raya Songkran tiba di Thailand, setidaknya lebih dari 2 orang tewas dan 160 terluka setiap jam akibat kecelakaan lalu lintas. Tahun ini, perayaan puncak Songkran jatuh pada 13-15 April dengan hari libur selama tujuh hari.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Thailand, negara kedua di kawasan Asia Tenggara yang paling banyak menjual mobil domestik setelah Indonesia berharap mendapatkan peningkatan tahun depan. Tahun ini Thailand diprediksi Federation of Thai Industries (FTI) mencatatkan penjualan 750.000 unit sedangkan Indonesia diperkirakan melebihi satu juta unit.

Surapong Paisitpatanapong, juru bicara dari FTI menyampaikan pada 2017 Thailand diharapkan meningkatkan penjualan 6,7 persen menjadi sekitar 800.000 unit. JIka itu tercapai maka pecah sudah rekor penjualan tahunan tanpa pertumbuhan setelah era first-timer car buyer

Peningkatan itu didasari prediksi Bank Dunia atas peningkatan perkembangan ekonomi di Thailand. Bank Dunia menyatakan Gross Domestic Product (GDP) bertumbuh 1 persen pada 2017.

Tahun depan, periode kepemilikan kendaraan lima tahun di bawah skema first-timer car buyer yang diinisiasi pemerintahan Yingluck Shinawatra berakhir. Hal itu juga dikatakan jadi pemicu pertumbuhan penjualan mobil di Thailand.

“Sebagian 20.000 – 30.000 pembeli di program first-timer car buyer akan membeli mobil baru, jadi FTI optimistis tentang sentiment pasar tahun depan. Saya juga yakin institusi finansial akan mempermudah mengizinkan pembeli mobil begitu menyaksikan membaiknya perekonomian dan berkurangnya hutang rumah tangga,” ujar Surapong diberitakan Bangkok Post, pekan lalu.

Beda seperti penjualan domestik yang meningkat, Surapong menjelaskan ekspor mobil Thailand bakal sulit tahun depan. Prediksi setelah menilai perekonomian dunia dan rendahnya harga bahan bakar, Thailand mengekspor kira-kira sama seperti 2016 yaitu 1,2 juta unit pada 2017. Selama Januari – November, Thailand memproduksi 1,8 juta unit. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X