Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Laporan dari Jepang

Indonesia Juara Lagi di Kompetisi “Safety Riding” Dunia

Kompas.com - 21/10/2016, 15:22 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Suzuka, KompasOtomotif - Gelar selalu juara Astra Honda Motor (AHM) di kelas 125 cc dalam ajang Safety Japan Instructors  Competition kembali berlanjut tahun ini. Keberhasilan Indonesia kali ini didapat oleh Dimas Satria Putra yang menjadi juara dua.

AHM ikut dalam tiga kelas di Safety Japan Instructors Competition 2016, selain Dimas ada M Adi Sucipto yang mengikuti kelas 750cc dan I Gusti Agung Budi Dharma di kelas 400cc.

Pada hari pertama seluruh kontestan mengikuti sesi uji teori dan praktek yang terbagi menjadi dua, yaitu pengereman dan course slalom. Ketiga peserta dari Indonesia mendapat hasil lumayan bagus buat modal menghadapi tantangan selanjutnya.

Pada hari kedua, seluruh peserta diuji teori dan praktik berupa plank riding. Ujian praktek itu jadi rintangan tersulit buat kontestan dari Indonesia. Dari tahun ke tahun peserta asal Thailand dan Vietnam selalu bisa mendapatkan hasil lebih bagus.

"Di hari kedua target saya bukan jadi yang terbaik tapi bisa mendekati mereka. Jangan terlalu push karena lebih baik finis daripada tidak. Di plank riding saya bisa tenang dapat waktu lumayan bagus tanpa kesalahan," kata Dimas, usai penyerahan piala di hotel di Sirkuit Suzuka, Jepang, Jumat (21/10/2016).

Adi merupakan peserta pertama dari Indonesia yang mengikuti kelas 750cc. Tahun ini dia belum mendapat gelar juara dan mengatakan bakal berusaha lebih baik lagi jika kembali ke Jepang tahun depan.

Budi tampil gemilang pada hari pertama di sesi pengereman namun kurang beruntung karena ban selip saat percobaan keliling sirkuit slalom. Budi sebenarnya bisa tampil bagus saat plank riding. Namun itu belum cukup, dia harus mencoba lagi mengejar juara tahun depan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.