Ford Indonesia Sudah Tunjuk Pihak Ketiga

Kompas.com - 13/07/2016, 14:49 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Ford Motor Indonesia (FMI) telah menunjuk perusahaan yang akan menjadi pihak ketiga atau penyedia layanan aftersales di Indonesia. Atas langkah itu maka FMI sudah bisa berhenti beroperasi di dalam negeri.

 “Kami sudah menentukan siapa yang akan melanjutkan aftersales,” kata Bagus Susanto, Managing Director FMI kepada KompasOtomotif, Rabu (13/7/2016).

Kita bisa berharap FMI akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal itu dalam jangka waktu dekat.

 Januari lalu FMI menyatakan bakal menghentikan seluruh operasinya di Indonesia pada semester kedua tahun ini. Pernyataan itu mendapat protes keras dari konsumen hingga akhirnya terjadi “perjanjian damai” yang isinya menyatakan FMI tidak akan pergi sampai menunjuk pihak ketiga. Batas terakhir penunjukan pihak ketiga sampai 31 Maret 2017.

 Kenyataannya tidak sampai tenggat waktu, FMI sudah menentukan penggantinya. Kemungkinan besar FMI berhenti beroperasi tahun ini juga.

RMA Group

Menurut keterangan sumber, pihak ketiga yang ditunjuk FMI adalah RMA Group. Perusahaan yang berdomisili di Bangkok, Thailand, ini sudah lama berhubungan dengan Ford Motor Company terkait Qualified Vehicle Modifier (QVM).

Menurut situs RMA Group, perusahaan ini juga spesialis penyedia infrastruktur banyak bidang, di antaranya transportasi dan aftersales.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.