Anomali Penjualan Mobkas di WTC Usai Lebaran

Kompas.com - 06/08/2015, 12:00 WIB
Penjualan mobil bekas Donny AprilianandaPenjualan mobil bekas
|
EditorAris F Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif – Tren penjualan mobil bekas (mobkas) setelah Lebaran biasanya terjadi penurunan. Faktor itu disebabkan masyarakat lebih membeli mobkas sebelum Hari Raya, karena mobilnya bisa digunakan untuk mudik ke kampung halaman. Tapi hal itu tidak terjadi di pusat mobkas WTC Mangga 2.

Menurut pengakuan Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, penjualan mobkas pasca Lebaran tahun ini justru tetap bagus. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengalami penurunan cukup drastis.

“Anehnya itu tahun ini setelah Lebaran jualan justru tinggi. Bahkan beberapa showroom tidak memiliki stok mobil bekas. Ini anomali dan jarang terjadi, karena biasanya pasca Lebaran penjualan mobkas menurun,” ungkap Herjanto saat ditemui KompasOtomotif di WTC Mangga 2, Jakarta Utara, Rabu (5/8/2015).

Herjanto melanjutkan, semester pertama tahun ini penjualan mobkas di WTC Mangga 2 sudah mencapai 18.000 unit. Meski kondisi ekonomi Indonesia belum stabil, ia optimis target penjualan 30.000 unit sampai akhir tahun akan tercapai.

“Semester pertama 2015 dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama hasilnya mirip-mirip. Awal tahun penjualan jelek, tapi di bulan ke 4, 5, dan 6 bagus,” kata Herjanto.

Bahkan, sampai akhir tahun mendatang, penjualan mobkas di WTC Mangga 2 diyakini mencapai 36.000 unit sampai 40.000 unit.

“Tahun lalu kita berhasil menjual 34.000 unit. Target tahun ini dengan tahun lalu sama. Tapi penjualan 2015 bisa lebih dari tahun lalu,” kata Herjanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X