Jerman Rancang Mobil Listrik Murah

Kompas.com - 23/10/2014, 14:17 WIB
Proyek mobil murah berteknologi listrik Visio.M dikembangkan oleh peneliti dan kampus  Technische Universität München (TUM), di Jerman. TUMProyek mobil murah berteknologi listrik Visio.M dikembangkan oleh peneliti dan kampus Technische Universität München (TUM), di Jerman.
|
EditorAris F. Harvenda

Munich, KompasOtomotif - Para peneliti di Technische Universität München (TUM) dan ahli dari industri otomotif, saling bahu-membahu mengerjakan proyek Visio.M di Jerman. Produk ini merupakan mobil murah berteknologi listrik yang disiapkan untuk konsumsi masyarakat umum.

"Tujuan mereka, menciptakan kendaraan listrik yang menarik dengan harga yang terjangkau tetapi juga memberikan keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara, terutama jarak tempuh," tulis TUM dalam keterangan resminya, dilansir Carscoop (22/10/2014).
Proyek ini dibiayai langsung oleh Menteri Pendidikan dan Penelitian dengan dana 7,1 juta euro (Rp 107,9 miliar) dengan target dua setengah tahun sudah selesai.

Punya dimensi kompak, dengan lebar 1,55 meter dan tinggi 1,31 meter. Punya kemampuan berkendara hingga 160 km sekali baterai terisi penuh, mampu menampung dua orang dewasa dan bagasi. Dibekali motor listrik berkekuatan 15 kW ( setara 20 tk), menggendong baterai lithium ion 13,5 kWh yang diposisikan di belakang jok.

Meski mini, mobil ini bisa dipacu hingga kecepatan maksimum 120 kpj, salah satunya berkat koefisien bodi yang rendah.

TUM Interior didesain futuristik.

Bobot baterai hampir 85 kg dan bisa diisi ulang melalui colokan bertegangan 230 volt, hanya dalam tiga sampai empat jam. Para peneliti di TUM memprediksi total biaya kepemilikan mobil ini, termasuk investasi awal dan ongkos sehari-hari akan jauh lebih murah ketimbang punya mobil bermesin konvensional.

Konstruksi Visio.M juga ringan menggunakan bahan seperti plastik karbon di bagian sisi penumpang dan atap kendaraan. Bahan polycarbonate digunakan pada semua jendela, yang bobotnya setengah dari kaca biasa. Dengan teknologi pelapisan khusus, bahan ini bisa tahan terhadap goresan atau perubahan cuaca.

Pengurangan beban juga dilakukan pada sasis kendaraan, sistem kemudi, dan transmisi menggunakan konstruksi baja ringan. Hasilnya, mobil ini hanya berbobot bersih 450 kg, jika ditambah baterai total menjadi 535 kg.

Keamanan
Meski punya predikat mobil murah, tingkat keselamatan Visio.M juga dipikirkan baik-baik oleh para ilmuwan. Mobil ini menggunakan sasis model monokok yang terbuat dari plastik serat karbon yang diperkuat dengan beberapa lapisan bahan ultra ringan sehingga rigid. Mobil ini juga dilengkapi dengan daya pantau 360 derajat melalui radar dan sensor kamera yang bisa mendeteksi kondisi berbahaya dan mengaktifkan sistem proteksi penumpang sebelum terjadi kecelakaan.

Visio.M juga dilengkapi dengan kantong udara khusus yang terdapat di bagian bemper dan pintu sebagai elemen tambahan untuk menyerap daya tumbuk yang tercipta dari benturan.

"Dengan Visio.M kami menggambarkan kalau memungkinkan menciptakan mobil yang sangat ringan tetapi juga aman, dengan biaya yang kami harap lebih murah ketimbang mobil konvensional. Tetapi, mobil konsep ini masih perlu mengalami serangkaian tes dan uji coba karena seluruh komponen harus bisa beradaptasi dalam proses manufaktur dalam skala yang besar," beber Markus Lienkamp, Dekan TUM Institute Teknologi Otomotif.

TUM Hanya menampung dua orang dewasa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X