Kompas.com - 08/07/2014, 09:40 WIB
|
EditorAris F. Harvenda
Paris, KompasOtomotif - Grup renault menyatakan berhasil memperbesar penjualan pada paruh pertama 2014. Hasil positif ini diperoleh berkat melejitnya penjualan merek murah Dacia yang saat ini tercatat sebagai mobil terlaris di Eropa.

Total penjualan yang berhasil diraih merek asal Perancis ini mencapai 1,37 juta unit, naik dari tahun sebelumnya hanya 1,3 juta unit. Permintaan pasar terhadap dua model terlaris Dacia di Eropa, yakni Duster (SUV) dan Sandero (hatchback) naik 24 persen di Eropa, sekaligus menjadi motor penjualan. Di Eropa saja, Renault berhasil menjual 776.236 unit, atau naik 7 persen.

Sayang hasil penjualan di Rusia tidak berjalan seperti yang diprediksikan. Penjualan, turun 8 persen. Bersama Nissan, Renault juga mengambil langkah berisiko besar dengan mengakuisisi produsen mobil lokal terbesar Rusia, AvtoVAZ.

Hasil buruk juga diperoleh Renault di Argentina dan Algeria. Jika dijumlah dengan Rusia, maka total penurunan penjualan perusahaan di luar Eropa mencapai 9 persen.

Target
Laporan keuangan perusahaan secara lengkap, baru akan dikeluarkan pada 29 Juli 2014. Dalam pernyataan resmi disebutkan, adanya kenaikan target penjualan mobil di Eropa dengan rentang 3-4 persen tahun ini dari sebelumnya, 2-3 persen saja.

Renault, yang memiliki 43 persen saham Nissan, juga terus berusaha mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap pasar mobil domestik Eropa. Caranya, dengan mendorong kinerja di pasar-pasar berkembang baru.

Di Rusia, Argentina, dan Algeria, Renault memprediksi penurunan penjualan akan berlanjut pada paruh kedua tahun ini. Kondisi ini mendorong untuk mengambil kebijakan menyetarakan harga di Eropa. "Rata-rata harga mobil Renault yang dipasarkan di Eropa, masih 'lebih tinggi dari kompetitornya'," jelas Jerome Stoll, Chief Performance Officer Renault.

"Paruh pertama jelas menjadi kejutan besar, dalam hal hasil yang mereka tunjukkan di Eropa Barat dan merek Dacia," jelas Arndt Ellinghorst, analis otomotif dari ISI Group di London, Inggris.

Mike Dean, analis dari Credit Suisse menambahkan, "Angka yang dihasilkan cukup solid. Kami bahkan, melihat ada percepatan, tapi tetap tertarik bagaimana diterjemahkan dalam (nilai) keuntungan perusahaan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Bloomberg


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.