Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kencan Singkat dengan Aion Y Plus, SUV Baru China yang Siap Masuk RI

JAKARTA, KOMPAS.com - Aion Y Plus akan menjadi salah satu model pembuka GAC Aion, produsen baru mobil listrik asal China, di pasar dalam negeri.

Jelang peluncurannya, kendaraan tersebut beberapa kali sudah tertangkap kamera sedang dilakukan uji jalan guna melihat keandalan dan kecocokannya dengan kontur jalan Indonesia.

Sebelum diperkenalkan secara resmi, redaksi Kompas.com diberi kesempatan merasakan langsung duduk di kursi penumpang Aion Y Plus saat mengunjungi pabriknya yang berada di Guangzhou China pekan lalu.

Ketika melihat mobil secara langsung, Aion Y Plus memiliki dimensi cukup unik sebagai SUV ringkas. Panjang mobilnya 4.535 mm, lebar 1.870 mm, dan tinggi 1.650 mm.

Desain modern khas GAC Aion pun disematkan, seperti lampu utama yang melebar dan bertumpuk layaknya sayap dibalut tampilan minimalis. Namun nuansa mobil China masih begitu kental selayaknya Neta maupun Wuling.

Pada bagian samping, terdapat sentuhan krom pada bagian side skirt serta pelindung ban sebagaimana crossover SUV kekinian. Kemudian juga ada port charging di sisi kiri-nya.

Suatu hal yang mengejutkan adalah bagian kabinnya. Dengan dimensi sangat kompak, ternyata Aion Y Plus menyajikan ruang yang sangat lega bagi para penumpang.

Hanya saja bagian belakangnya, kursi tidak bisa dimundurkan alias fixed. Tapi hal itu tidak mengurangi kenyamanan dan kemewahannya karena banyak soft touch yang bersentuhan langsung dengan tangan.

Setelah sabuk pengaman dikenakan sebagaimana anjuran dari instruktur GAC Aion, mobil langsung tancap gas memasuki area pengetesan internal di pabrik tersebut.

Kesan pertama yang dirasa, kendaraan begitu halus karena kami tak merasa adanya perpindahan gigi ataupun jeda saat RPM bergerak dari percepatan rendah ke sedang.

Saat mobil bermanuver, tidak dirasakan ada gejala limbung. Cukup berbeda dari beberapa mobil asal China yang secara kasar penumpang merasakan body roll-nya.

Pengaturan suspensi Aion Y Plus juga cukup baik dengan karakter seperti MPV yaitu sedikit empuk. Tapi karena mobil mengedepankan modern, hampir semua pengaturan hanya bisa dilakukan di layar tengah termasuk driving mode-nya.

Dalam trek lurus, cukup mudah untuk mobil dapat mencapai kecepatan 150 kpj dalam sekali bejek. Namun sayang pada kesempatan ini, pihak GAC Aion tidak memperbolehkan awak media menjajal mobil langsung.

Dalam lembar spesifikasinya, Aion Y Plus memiliki dua varian, yaitu 490 Elite dan 550 Ultra. Perbedaan utama, ada pada kapasitas baterai yang dipakai sehingga berpengaruh pada kemampuan jarak tempuh.

GAC AION Y Plus 490 Elite dilengkapi dengan permanent magnet synchronous motor yang menghasilkan tenaga 150 kW dan 225 Nm, dengan menggendong baterai lithium iron phosphate (LFP) 63,2 kWh, mobil listrik China ini mampu menempuh jarak 490 km (NEDC).

Sedangkan varian GAC AION Y Plus 550 Ultra dilengkapi dengan paket baterai 68,2 kWh yang diklaim memberikan jarak tempuh sejauh 550 km (NEDC).

https://otomotif.kompas.com/read/2024/06/08/144200315/kencan-singkat-dengan-aion-y-plus-suv-baru-china-yang-siap-masuk-ri

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke