Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Indikator Airbag Menyala pada Mobil Bekas, Apakah Masih Layak Dibeli?

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Airbag merupakan fitur keselamatan yang ada pada mobil sebagai pelindung penumpang saat terjadi kecelakaan.

Dengan mengembangnya kantong udara, maka penumpang akan terlindung dari benturan ketika terjadi tumbukan.

Bila airbag sudah pernah meledak maka sistem harus diganti. Dalam artian sistem keselamatan ini hanya sekali pakai saja. Lantas, bila hendak membeli mobil bekas tapi indikator airbagnya menyala apakah masih layak dibeli?

Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan mobil bekas dengan kondisi indikator airbag menyala perlu diperiksa terlebih dulu.

“Penyebab indikator airbag menyala bisa beragam, bisa karena kabel spiral putus, modul bermasalah, airbag pernah aktif dan lainnya, sehingga tingkat kelayakannya berbeda-beda,” ucap Muchlis kepada Kompas.com, Minggu (31/3/2024).

Muchlis mengatakan, sebaiknya calon pembeli mobil bekas melakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik saat memilih mobil bekas, ketika lampu indikator airbag menyala.

“Nanti akan ketahuan bagian apa saja yang rusak, sehingga akan diketahui estimasi perbaikan mobil bekas tersebut untuk bisa melakukan kalkulasi sebelum membelinya,” ucap Muchlis.

Kalau memang airbag pernah meledak dan tidak diperbaiki dengan optimal oleh pemilik sebelumnya maka sama saja mobil tersebut tidak memiliki sistem airbag dan indikator airbag akan terus menyala.

“Sementara perbaikan airbag biasanya diler melakukan penggantian satu set, sehingga biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, estimasi mulai Rp 20 juta sampai Rp 25 jutaan, tergantung jenis mobilnya,” ucap Muchlis.

Jadi, sebelum membeli mobil bekas bila memang unitnya muncul lampu indikator airbag menyala diperlukan melakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik untuk mendeteksi kerusakannya.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/03/31/162100015/indikator-airbag-menyala-pada-mobil-bekas-apakah-masih-layak-dibeli-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke