Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Perbandingan Biaya Operasional Motor Listrik dan Motor Bensin

SOLO, KOMPAS.com - Motor listrik mulai banyak diminati masyarakat setelah pemerintah melakukan beberapa upaya termasuk memberikan subsidi sebesar Rp 7 juta.

Selain itu, motor listrik memang layak dipertimbangkan karena biaya operasionalnya jauh lebih murah. Jika memperhatikan spesifikasi motor listrik dibekali baterai sebesar apa, bisa menempuh jarak maksimalnya, dan kecepatannya.

Rudi, Teknisi U-Winfly mengatakan ada beragam jenis spesifikasi motor listrik terutama ditentukan oleh kapasitas baterainya.

“Semakin besar kapasitas baterai maka seharusnya jarak tempuh motor listrik makin jauh, misal U-Winfly T3 Vespa, dia punya baterai sebesar 1,2 KWh yang mampu menempuh jarak maksimal 60 Km,” ucap Rudi kepada Kompas.com, Sabtu (5/8/2023).

Motor konvensional modern paling irit BBM, misal Honda Beat eSP dengan fitur ISS diklaim mampu menempuh 60 kpl.

Sementara itu, 1 liter BBM seharga Rp 10.000 sedangkan tarif listrik per KWh mulai Rp 415 sampai Rp 1.699, 53 tergantung besarnya daya listrik di rumah.

Maka, motor listrik U-Winfly butuh uang Rp 498 - Rp 2.039, dan Honda Beat eSP Rp 10.000 untuk menempuh jarak yang sama.

“Motor listrik tidak butuh perawatan bulanan seperti ganti oli mesin dan gardan, kalau motor matik kan wajib itu, isi BBM tiap hari juga tidak perlu, begitulah keuntungannya, hanya ngecasnya kan butuh waktu” ucap Rudi.

Jadi benar, biaya operasional motor listrik jauh lebih murah jika dibandingkan dengan motor konvensional. Bahkan selisihnya cukup banyak, sampai 20 kali lipat untuk soal bahan bakar saja.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/08/06/170100315/perbandingan-biaya-operasional-motor-listrik-dan-motor-bensin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke