Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

PT MAB Klaim Kantongi Pesanan Puluhan Unit Bus Listrik

BOGOR, KOMPAS.com – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) telah memperkenalkan produk bus listriknya beberapa tahun terakhir. Akhir Agustus 2021, perusahaan milik Moeldoko ini sempat menyerahkan satu unit bus listrik kepada PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Penyerahan satu unit bus listrik tipe MD 12E NF ini merupakan realisasi dari dua unit yang telah dipesan PT RAPP. Sesuai namanya, bus tipe ini merupakan model dengan dimensi 12 meter, sedangkan satu lagi, memiliki ukuran lebih pendek, yakni 8 meter.

Lalu sejak tahun 2018, bagaimana perkembangan penjualan bus-bus listrik dari MAB?

Founder PT MAB Moeldoko mengatakan, proses penjualan sudah berjalan, salah satunya PT RAPP yang menambah pesanannya sebanyak 21 unit.

“Dari RAPP, setelah uji coba dua unit, targetnya setelah satu tahun akan beli lagi. Tapi begitu dia coba, enggak perlu satu tahun lagi, langsung dia pesan 21 unit,” ucap Moeldoko di Sentul, Rabu (6/10/2021).

Selain PT RAPP, Moeldoko juga menyebutkan beberapa perusahaan yang berminat memesan bus listrik rakitan Kudus ini. Misalnya ada Alfamart, Kideco, Mind Id juga sudah menjajaki bus listrik buatan PT MAB.

“Kemarin kita sudah presentasi di Bukit Asam, mereka punya keinginan untuk membeli. Begitu juga (kampus) UI akan membeli dan nantinya untuk Transjakarta kita siapkan,” kata Moeldoko.

Untuk kesiapan sendiri, Moeldoko mengatakan pihaknya siap memproduksi 100 unit bus listrik dalam satu tahun. Moeldoko juga menceritakan mengenai bus listrik produksi MAB yang sudah digunakan perusahaan asal Jepang, Mitsui sejak 2019.

“Kemarin dia (Mitsui) laporan tentang hasil evaluasinya. Tiga bulan yang lalu dia sampaikan, sudah digunakan sampai 15.000 km, tidak ada masalah sedikitpun,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/10/08/090200215/pt-mab-klaim-kantongi-pesanan-puluhan-unit-bus-listrik

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke