Salin Artikel

Nissan Terra Tutup Usia di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Nissan Indonesia memutuskan untuk menghentikan penjualan dari sport utility vehicle (SUV) andalannya, Terra, di pasar Tanah Air pada tahun ini.

Bahkan, produk penantang Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang didatangkan dari Thailand tersebut kini telah hilang dari situs resmi perseroan.

Hanya terdapat lima model kendaraan yang disajikan oleh pihak Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI) untuk konsumennya, yakni Livina, X-Trail, Magnite, Serena, dan Kicks E-Power.

Head of Marketing-Communication NMID, Julian Olmon mengatakan, hal tersebut dikarenakan ketersediaan unit Terra sudah habis sehingga tidak bisa memenuhi permintaan konsumen di dalam negeri.

"Nissan Terra model saat ini sudah habis sehingga kita tidak bisa penuhi lagi permintaan konsumen," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

Namun, Julian tidak mengatakan secara pasti jika kendaraan bongsor itu disuntik mati. Sehingga, masih ada kemungkinan akan ada varian atau model baru yang dibawa ke Indonesia.

Dirinya pun enggan mengungkapkan lebih jauh mengenai distribusi atau proses pengkapalan unit dari Thailand ke Indonesia saat ini. Pastinya, seluruh diler tetap membuka perawatan dan penyediaan komponen Terra.

"Seluruh kemungkinan kami pelajari (mengenai model baru Terra)," ujar dia.

Diketahui, Nissan Indonesia mulai memasarkan model Terra tiga tahun lalu, tepatnya pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Kala itu, mobil berpenampilan kotak dengan mesin 2.488 cc 4 silinder DOHC tersebut diklaim mendapat respons positif dari para pecintanya. Adapun banderolannya, Terra dihargai Rp 479 juta sampai Rp 680 juta.

Mengenai penjualan, sebenarnya Terra cukup baik dan mampu bersaing di kelas ladder frame SUV atau SUV besar. Hanya saja, popularitasnya tidak konsisten, terus mengalami penurunan tiap tahun.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales Terra pada tahun 2018 atau debut perdananya (November-Desember) ialah sebanyak 772 unit.

Kemudian, mengalami peningkatan menjadi 1.166 unit dalam satu tahun setelahnya. Tapi kala itu, Terra sudah dipasarkan setahun penuh yakni Januari-Desember.

Memasuki tahun 2020, produk ini lantas mengalami pelemahan sampai minus 31,3 persen. Wholesales yang tercatat sepanjang dua belas bulan tahun lalu ialah 800 unit, dengan proses distribusi terakhir di September 2020.

Absennya penjualan dari pabrik ke diler Terra terus berlanjut hingga awal tahun ini, yaitu Januari 2021. Berikut daftar wholesales Terra pada 2020;

Januari: 108 unit
Februari: 211 unit
Maret: 247 unit
April: 48 unit
Mei: 35 unit
Juni: 82 unit
Juli: 49 unit
Agustus: 19 unit
September: 1 unit
Oktober: 0 unit
Desember: 0 unit

https://otomotif.kompas.com/read/2021/02/24/085101815/nissan-terra-tutup-usia-di-indonesia

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.