Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Peugeot Sudah Pelajari Potensi dan Regulasi Indonesia

Kompas.com - 30/09/2015, 15:05 WIB

Jakarta, KompasOtomotif - Rencana PSA Peugeot Citreon untuk membangun pabrik di Indonesia ternyata bukan percakapan tanpa arah. Ternyata, pihak prinsipal sudah mencari tahu soal potensi pasar otomotif di Indonesia lewat atase perdagangan dan industri Kedutaan Besar Perancis di Jakarta. Bahkan, pihak prinsipal minta mendapatkan presentasi langsung dari salah satu pentolan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

"Ya memang benar, saya waktu itu diminta kedubes Perancis untuk presentasikan pasar mobil di Indonesia dan potensinya ke depan. Undangannya datang dari pihak kedubes, tetapi di sana ada prinsipal Peugeot (PSA Peugeot Citroen), ada sekitar lima atau enam orang," kata Yongkie D Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KompasOtomotif, Rabu (30/9/2015).

Sebagai perwakilan Gaikindo, Yongkie di minta untuk menjelaskan berapa besar peluang bisnis di Indonesia. Indonesia, kata Yongkie, juga bakal menjadi yang terbesar di ASEAN, sehingga menjadikannya basis produksi bukan hal yang tidak mungkin.

Namun ketika coba dikonfirmasi menyangkut niatan Peugeot untuk membangun pabrik di Indonesia, Yongkie masih menutup diri. "Kalau soal itu saya tidak tahu, tentunya ini menunjukkan ketertarikan mereka. Tapi, seperti apa saya tidak tahu," kata Yongkie, melanjutkan.


Selain pasar, Yongki juga menerangkan regulasi yang berlaku di Indonesia di sektor otomotif. "Kalau mau jadi pabrikan saham bisa 100 persen dimiliki asing, tapi untuk ritel cuma bisa menguasai 30 persen saja, memang seperti itu aturannya. Semua saya jelaskan ke mereka," ucap Yongkie yang juga menjabat Ketua Kadin bidang Hubungan Negara-Negara Eropa.

Seperti diketahui sebelumnya, PSA Peugeot-Citroen berniat membangun pabrik perakitan mobil di Indonesia dengan dana hingga 700 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan 10,13 triliun (Baca: Peugeot Mau Bangun Pabrik 10 T di Indonesia). Jika rencana ini mulus, proses pembangunan pabrik akan dilakukan mulai 2017 mendatang. Indonesia, disiapkan untuk basis produksi untuk regional ASEAN.

Pada kesempatan terpisah, KompasOtomotif juga coba menyinggung rencana ini kepada Fredric Fabre, CEO Peugeot Scooter yang notabene adalah anak perusahaan dari PSA-Peugeot Citroen. Sayang, Fabre yang pernah bertanggung jawab pada bisnis mobil Peugeot regional ASEAN selama puluhan tahun, memilih tutup mulut.

"Peugeot Scooter dan divisi mobil merupakan perusahaan yang benar-benar terpisah, meskipun dari holding yang sama. Soal itu, saya tidak mau komentar sama sekali," kata Fabre.

Baca juga:Bagun Pabrik, Peugeot Gandeng Mitra Lokal

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Kenapa Mobil Listrik Tidak Dibekali Dengan Ban Serep?

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Cara Berkendara Mobil Matik yang Bikin Irit BBM

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri Biar Tak Hanya Jawab “Sama-sama”

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Insien Penumpang Merokok di Kabin Pesawat, Garuda Indonesia Tindak Tegas

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
One Way di Jalur Puncak Bogor, Kendaraan Disetop di Exit Tol Ciawi
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau