Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Hilang Saat Parkir di Hotel Bogor Tanpa CCTV

Kompas.com - 13/02/2023, 08:02 WIB
Gilang Satria,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus pencurian mobil bisa terjadi di mana saja. Termasuk di lobby hotel yang dijaga oleh satpam. Hal itu menimpa Christopher Ryan saat sedang menginap di salah satu hotel di Bogor.

Dalam unggahannya via Instagram, Ryan mengatakan, mobil Toyota Calya tipe G 2018 miliknya hilang saat parkir di hotel. Kemudian pihak hotel hanya berusaha memfasilitasi dengan kepolisian tapi enggan bertanggung jawab.

Baca juga: Video Viral, Bocah 3 Tahun Bisa Parkir Ferrari di Garasi Rumah

"Masih ditangani oleh pihak kepolisian masih ditangani oleh pengacara dengan hotel. Hotel masih menunggu pihak kepolisian untuk mengganti. Melihat dulu perkembangan," kata Ryan kepada Kompas.com, Minggu (12/2/2023).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Christopher Ryan B.S.Bm. (@christ_ryan)

Ryan mengatakan, mobilnya dipakai oleh orang tua dan adiknya untuk menginap di salah satu hotel di Bogor, Jawa Barat. Keluarganya masuk pada tanggal 6 Februari 2023 dan mobil sudah raib pada tanggal 7 Februari 2023.

"Yang nginep di sana orang tua dan adik. Mereka pakai mobil saya dari luar kota. Check in tanggal 6 (Februari) sekitar setengah tujuh, setengah sembilan ngambil charger masih ada, pagi jam 8.30 WIB tanggal 7 (Februari) mobil sudah tidak ada. Satpam tidak tahu," kata Ryan.

Ayahnya kemudian menghubungi pada jam 9.00 WIB untuk menanyakan STNK. Ryan awalnya berpikir orang tuanya kena tilang sebab STNK ada di dalam mobil.

Baca juga: ERP Hanya Efektif Jika Seperti Jalan Tol, Semua yang Lewat Harus Bayar

"Jam 9.00 WIB ayah saya tanya STNK, saya bilang kena tilang ya, STNK ada di mobil, tidak ternyata mobilnya hilang. Kok bisa, coba cek CCTV, ternyata tidak ada CCTV, mau reka adegannya bagaimana," kata dia.

"Terus saya tanya sama hotel bagaimana, ini parkir di mobil, ada pertanggungjawabannya tidak, 'ya kami tanggung jawab dan fasilitasi untuk ke Polsek Bogor Tengah' itu doang jadi begitu," kata Ryan.

Baca juga: Terjadi Lagi Pengemudi Fortuner Arogan, Tabrak dan Ancam Sopir Taksi Online

Pihak hotel, kata Ryan, menyatakan kalau lobi hotel merupakan ruang publik (public space). Pihak hotel juga berasumsi bisa jadi kunci mobil diduplikat sebab Ryan membeli mobil bekas.

"Karena lobby itu dianggap public space. Saya tidak puas dong karena tidak ada CCTV dan dianggapnya public space. Saya viralkan. Begitu viral kata lawyer saya ada upaya pencemaran nama baik ke saya mau mereka laporkan," kata dia.

"Kemarin di fasilitasi, tetap GM-nya tidak mau. Mereka curiga tidak adanya pecahan kaca dan alarm tapi hilang. Saya memegang dua kunci (utama dan serep) lengkap dengan BPKB," kata Ryan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
dongo nya sampe ke ubun2 ini manusia. lu kira fungsi cctv cuma buat ngeliat muka maling apa ya??..etdaahh nih orang pea kebangetan hahahaha, membalas komentar hansen nugraha : ada cctv pun , emang muka maling bisa kelihatan ? penduduk indonesia 280 jutaan, belum kalau maling pakai masker karna corona


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau